<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Gempa Bengkulu; Bencana Yang Berulang</title>
	<atom:link href="http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/</link>
	<description>Just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 03:21:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Fikri</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/#comment-18</link>
		<dc:creator>Fikri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2007 08:28:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/#comment-18</guid>
		<description>keluargamu yang di Padang...gimana hardi? semoga baek-baek aja



&lt;blockquote&gt;fikri… alhamdulillah, secara fisik keluargaku di padang baik2 saja, secara mental sudah pasti mereka mengalami sedikit guncangan. 

hal ini sama seperti yang ku alami tempo hari di jogja, secara fisik aku tidak merasakan dampak yang berarti, meski aku tinggal di bantul, namun trauma akan “goncangan” itu masih saja menghantui, terutama istri dan anak2ku. bila ada gempa kecil saja –hal ini masih kerap terjadi di bantul– mereka secara reflek melompat ketakutan. mudah2an perhalan2 keadaan ini bisa membaik..

btw, lebaran di mana nih? malaka, palembang atau banjarmasin? gila juga daerah jajahanmu ya, jauh banget… :) &lt;/blockquote&gt;


</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keluargamu yang di Padang&#8230;gimana hardi? semoga baek-baek aja</p>
<blockquote><p>fikri… alhamdulillah, secara fisik keluargaku di padang baik2 saja, secara mental sudah pasti mereka mengalami sedikit guncangan. </p>
<p>hal ini sama seperti yang ku alami tempo hari di jogja, secara fisik aku tidak merasakan dampak yang berarti, meski aku tinggal di bantul, namun trauma akan “goncangan” itu masih saja menghantui, terutama istri dan anak2ku. bila ada gempa kecil saja –hal ini masih kerap terjadi di bantul– mereka secara reflek melompat ketakutan. mudah2an perhalan2 keadaan ini bisa membaik..</p>
<p>btw, lebaran di mana nih? malaka, palembang atau banjarmasin? gila juga daerah jajahanmu ya, jauh banget… <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: djaloe</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/#comment-14</link>
		<dc:creator>djaloe</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 06:12:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/2007/09/13/gempa-bengkulu/#comment-14</guid>
		<description>iya, kemarin sempat kesulitan menhubungi kerabat disana...termasuk teman2. tp sekarang sudah pulih.....

btw kenapa banyak yg bilang bengkulu kota mati, tp itu cuma saya dengar dari bebrapa mulut saja mas......tp saya pikir gag koq ah.....tp saya sudah lama sekali main ke pantai disana...entah tahun berapa , waktu SD klo gag salah......hmmm

salam kenal



&lt;blockquote&gt;mas djaloe... bengkulu kota mati itu adalah kiasan dari tidak adanya kemajuan yang signifikan dalam pembangunan di sana. dalam hal investasi pun, bengkulu sangat ketinggalan. banyak investor yg berpikir panjang untuk menanamkan modalnya di sana. faktor yang dominan adalah letak geografisnya yang tidak strategis. coba deh mas berkunjung lagi sekarang ke bengkulu, bisa dibandingkan keadaannya ketika mas berkunjung waktu sd dulu dengan sekarang, kira2 sejauh mana perkembangannya. misalkan jarak waktu dari kunjungan terakhir dengan sekarang sekitar 10 tahun, coba bandingkan dengan perkembangan kota palembang 10 tahun belakangan. saya yakin, mas akan melihat &quot;ketimpangan&quot; yang sangat jauh antara kota bengkulu dan kota palembang... :(&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya, kemarin sempat kesulitan menhubungi kerabat disana&#8230;termasuk teman2. tp sekarang sudah pulih&#8230;..</p>
<p>btw kenapa banyak yg bilang bengkulu kota mati, tp itu cuma saya dengar dari bebrapa mulut saja mas&#8230;&#8230;tp saya pikir gag koq ah&#8230;..tp saya sudah lama sekali main ke pantai disana&#8230;entah tahun berapa , waktu SD klo gag salah&#8230;&#8230;hmmm</p>
<p>salam kenal</p>
<blockquote><p>mas djaloe&#8230; bengkulu kota mati itu adalah kiasan dari tidak adanya kemajuan yang signifikan dalam pembangunan di sana. dalam hal investasi pun, bengkulu sangat ketinggalan. banyak investor yg berpikir panjang untuk menanamkan modalnya di sana. faktor yang dominan adalah letak geografisnya yang tidak strategis. coba deh mas berkunjung lagi sekarang ke bengkulu, bisa dibandingkan keadaannya ketika mas berkunjung waktu sd dulu dengan sekarang, kira2 sejauh mana perkembangannya. misalkan jarak waktu dari kunjungan terakhir dengan sekarang sekitar 10 tahun, coba bandingkan dengan perkembangan kota palembang 10 tahun belakangan. saya yakin, mas akan melihat &#8220;ketimpangan&#8221; yang sangat jauh antara kota bengkulu dan kota palembang&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
