bocah kweni vs blogger
Maret 9, 2009
Sabtu, 7 Maret 2009
Akhirnya datang juga!, bisikku dalam hati begitu melihat iringan mobil memasuki kampungku. Ya, mereka adalah para blogger yang akrab di monitor, tapi jauh di mata. Mereka menghadiri undangan onechan Imelda untuk bermain bersama “anak-anakku”, para bocah Kweni.
Satu persatu mereka turun dari mobil setelah parkir dengan “selamat”. Yang pertama kali adalah Jeunglala. Wah, ternyata omongan bro Hery Azwan terbukti, kalau bacot Lala tidak kalah heboh dengan tulisan-tulisannya. Kemudian disusul oleh Daniel Mahendra, Goenoeng, Arif, Tyan, Noenki, Ipi dan tentunya sang ratu kopdar, Imelda…
Wuih, hebat nian… orang-orang yang selalu malang melintang di jagat maya, sekarang dapat kutemui secara nyata. Ternyata, mereka benar-benar nyata! (emang makhluk halus, hihihi…)

tyan, noenki, ipi, goenoeng, arif, lala, icha, imelda
Acarapun dimulai. Aku sedikit deg-degan, soalnya anak-anak yang hadir melebihi dari yang diundang. Yang diundang adalah anak-anak usia TK-SD. Tapi, ternyata para ibu-ibu mereka mengantar dengan membawa serta adik-adik mereka yang masih ballita. Hatiku mulai sedikit khawatir, takut kalau-kalau nanti akan terjadi kehebohan ketika pembagian hadiah, karena jumlahnya sangat terbatas. Anak-anak balita itu pastilah juga bakal minta diberi hadiah. Aku coba menyingkirkan kekhawatiranku itu sambil berdoa semoga itu tidak terjadi.
Anak-anak asuhan istriku tampil pertama kali memberikan suguhan tari selamat datang; badindin. Karena pelatihnya adalah orang Minang, maka tariannya pun sudah tentu Minang, soalnya istriku tidak punya stok tarian Jawa, halah!

Bocah Kweni mempersembahkan Tari Badindin, sebagai ucapan Selamat Datang
Kemudian, nechan Imelda mengajarkan nyanyian “kepala, pundak, lutut, kaki” dalam bahasa Jepang (waduh, aku lupa bagaimana nyanyian itu!). Senang melihat ekspresi bocah-bocah tersebut mendapatkan sesuatu yang baru…

Nyanyian "kepala, pundak, lutut, kaki" dalam Bahasa Jepang
Acara dilanjutkan dengan menggambar. Para bocah dibagi dalam beberapa kelompok dan dikomandani oleh satu orang kakak blogger (sebutan baru neh…!). Dan inilah sebagian dari hasil kolaborasi cantik mereka:

Kak Arif dan bocah-bocah asuhannya; "goreskan krayonmu, sesukamu"

Kak Tyan dan bocah asuhannya; wuih... penuh juga kertasnya ya...!
Di tengah-tengah acara, Bunda Dyah, Bu Tuti dan mbak Vivi datang. Wah, semakin lengkap sudah kebahagiaan ini. Sebelum pembagian bingkisan, “eyang” Dyah kami daulat untuk memberi wejangan kepada para cucu dan Kak dokter gigi Noenki kami minta untuk memberi penyuluhan kilat soal perawatan gigi.

Wejangan buat para cucu dari eyang Dyah Suminar; sejuk..

"menaruh pasta gigi harus rata di sikat gigi ya adik-adik", sabda sang dokter gigi, noenki
Pembagian bingkisanpun dilaksanakan. Apa yang aku khawatirkan pun terjadi. Para ballita yang tidak masuk dalam undangan menangis secara koor di luar pendopo. Mereka ingin mendapatkan bingkisan yang sama dengan kakak-kakaknya. Beruntung, ada beberapa anak yang diundang tidak bisa hadir, sehingga bingkisan mereka dapat dialihkan buat para balita tersebut, dan Bu Tuti bersedia menambah kekurangan bingkisan bagi para bocah yang tidak hadir. Ah, syukurlah!

senyum gembira tergambar di setiap bibir para bocah dan blogger, indahnya...!
Akhirnya, acarapun berakhir dengan penuh kebahagiaan. Aku bahagia sekali dapat memuliakan para tamuku dan yang tak kalah pentingnya adalah aku sangat bahagia melihat senyuman lebar dari bocah-bocah itu, mereka memang layak untuk bahagia!
Terima kasih sahabat, kalian memang luar biasa…!!!

eh tunggu... kok seperti ada artis nyasar ke kweni ya...? siapakah itu??
Entry Filed under: jogja. Tag: arif, bermain, bocah kweni, daniel mahendra, dyah suminar, goenoeng, imelda, ipi, jeunglala, noenki, tutinonka, tyan.
30 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
"Without knowing the force of words, it is impossible to know human beings"
(Konfusius)
1.
jeunglala | Maret 9, 2009 at 9:19 am
Hehehe…
Photo yang terakhir itu harus dipajang ya, Uda?
Ah, ga sabar sampai rumah dan menulis posting!
Makasih, Uda!
Makasih, Mbak Icha!
Kalian berdua memang manusia-manusia yang luar biasa!
____________________
2.
goenoeng | Maret 9, 2009 at 11:55 am
pertemuan dan acara yang mengesankan, Uda.
salut banget buat Uda sekalian yang meluangkan waktu mengasuh Bocah2 Kweni. luar biasa sekali !
nggak sabar, kapan kita bisa kumpul2 lagi seperti itu.
____________________
3.
p u a k | Maret 9, 2009 at 1:49 pm
Sumprit..daku iri nih, da..
Di Jogja pula, yang lebih seru dari Jakarta punya.. mmm…
___________________
4.
marshmallow | Maret 9, 2009 at 2:26 pm
finally, putting names on faces…
kebayang deh seru dan senangnya berada di sana, di antara para sahabat bloger sekaligus anak asuhan yang lucu.
saya salut loh da vizon punya kepedulian sebesar ini kepada para generasi yang kurang beruntung dari segi ekonomi. hm… saya sendiri sudah memberikan apa, ya?
____________________
5.
dewi | Maret 10, 2009 at 1:32 am
waduh kereeeennnnn bangetz!
kopdar yg ga cuman ngobrol ngalor ngidul….
____________________
6.
Hp | Maret 10, 2009 at 2:21 am
Asyik juga tuh, blogger for society. Kreatif!
____________________
7.
genthokelir | Maret 10, 2009 at 2:48 am
salut untuk mas Vison ….
maaf saya datang terlambat dan saya melihat ini sesungguhnya yang membumi cara yang dilakukan mas vison untuk mengulurkan tangan dan menyapa langsung mereka membuat merka merasa berarti
salut juga kepada keramahan pribadi mas hehehe
kita ketemu dulu baru saling menyapa lewat blog hahaha
salam sukses selalu kapan berkenan main kepuncak gunungkelir sekeluarga menanti
____________________
8.
tyan | Maret 10, 2009 at 2:49 am
He…. seneng bisa ketemu temen² semua…
Mba Lala hebring juga…. Artis bgt ya di Kweni… he… 
____________________
9.
nh18 | Maret 10, 2009 at 2:53 am
Uda …
Juga EM … Ibu Dyah, Ibu Tuti, Lala, Ipi, Tyan, Mas Dan, Mbak Noenky, MAs Goen …
Ah …
Saya kok berkaca-kaca membaca postingan uda kali ini …
sungguh … saya berkaca …
Lihat tarian itu …
Dengar nyanyian itu …
Perhatikan gambar itu …
Simak penyuluhan itu …
Renungkan pula nasihat itu …
It’s so simple …
But it’s beautyful indeed …
Mungkin aku agak berlebihan …
Namun sumpah Uda … saya terharu sekali
Sayang saya tak bisa ke Yogya …
Salam saya
___________________
10.
yessymuchtar | Maret 10, 2009 at 3:15 am
senada sama im Trainer…..yessy ngiri banget gak bisa ikutan!…,mugnkin kelak yessy ada waktu lagi ya uda…
____________________
11.
edratna | Maret 10, 2009 at 3:56 am
Ini benar-benar kopdar yang menarik, berbagi dengan anak-anak desa…saya bisa membayangkan betapa bahagianya mereka.
Makasih Uda Vizon telah berbagi dengan mereka, dan memberikan kesempatan blogger untuk lebih banyak berbuat di dunia nyata
____________________
12.
ivan rahmawan | Maret 10, 2009 at 4:09 am
good week end, aku mau ikutan dong….
____________________
13.
ipi | Maret 10, 2009 at 4:30 am
kopdar pertama kali buat ak yang bener2 berkesan. Thx for that day..
____________________
14.
mamavino | Maret 10, 2009 at 5:04 am
om.. tahu ga sih, ada 1 balita, 4 orang ibu2, dan 2 bapak2 menerjang banjir dengan semangatnya menuju lokasiii hihihi..
acaranya seruu.. anak2 kweni pinter2, semoga TPA nya cepet jadi yaah..
kapan2 adain lagi yuks kopdarannya.. missing dinner di kediaman bunda dyah dan ibu tuti
____________________
15.
prameswari | Maret 10, 2009 at 6:37 am
Aih, Uda menuliskannya dengan sangat cantik…
anak-anak Uda sendiri sudah sangat hebat dan penuh dengan semangat saat bermain, mendengarkan penyuluhan dan nasehat, bernyanyi, menggambar…
dan itu bikin kita terharu….
sayang, origaminya gak jadi…..
Dari balik layar :
dari persiapan membungkus bingkisan sampe persiapan materi dari mbak Imel di mobil itu seru banget deh…
setelah belajar nyanyi….terus belajar origami….
ternyata susah banget… hihihi…
karena susah…..operator kurang, makanya dibatalin (alasan yg dibuat kambing hitam : kurang waktu) hehehe
tapi momen itu menyenangkan banget
dan bisa bertemu dengan teman-teman semua itu seperti mimpi….hehehe
_____________________
16.
prameswari | Maret 10, 2009 at 6:47 am
nambah lagi ya Uda…
namaku yang bener : Noengki….
makasiy Uda
____________________
17.
omiyan | Maret 10, 2009 at 7:39 am
hhmm bikin ngiri aja nih acaranya
____________________
18.
Kopdar bareng Bocah Kweni « me, myself, and I | Maret 10, 2009 at 7:41 am
[...] Laporan lengkap mengenai kopdar ini bisa dilihat di sini [...]
19.
Hery Azwan | Maret 10, 2009 at 10:00 am
Hebat bro…
Acaranya pasti sangat berkesan bagi bocah kweni dan tamu undangan blogger dari seantero Indonesia dan bahkan luar negeri.
Nggak sia-sia gue berteman ame elo bro…
Two thumbs up…
___________________
20.
tutinonka | Maret 10, 2009 at 12:38 pm
Rasa bahagia dan haru karena bisa berbagi dengan anak-anak itu sudah beberapa kali saya ungkapkan di blog Mbak Imel, juga blog Lala. Nah, sekarang saya mau cerita tentang anak yang lain, yaitu anak-anak Uda Vizon sendiri.
Ketika salah satu putra lelaki Uda Vizon diperkenalkan kepada saya, Uda menyebutkan sebagai “Anak saya yang nomor empat”. Ha??!! Saya melongo (pasti kelihatan jelek banget ya … hehehe). Nomor empat? Memang semuanya ada berapa? Saya berharap akan mendapat jawaban “Enam” atau “Delapan”. Eh, ternyata empat saja. Alhamdulillah …
____________________
21.
Ikkyu_san | Maret 10, 2009 at 1:11 pm
Uda,
aku grogi abissss. Bayangkan semua mepet-mepet, belum sempet briefing. Daftar acara ketinggalan. eh kita sampai jam 2:45 di tempat dan langsung mulai! beuh, ngga ada waktu untuk ke WC lagi deh hihihihi
Untung ada mbak Icha, untung tamu Agung kita Bunda Dyah dan Mbak Tuti belum datang.. jadi ngga malu-maluin banget deh tugas aku sebagai MC. Apalagi Riku sering maunya sendiri dengan mike ngobrol ngga keruan huaahhh…
Tapi memang begitulah di Indonesia, flexible dan santai. Sehingga akhirnya acara bisa berjalan dengan mulus. Keramahan dan senyuman semua peserta baik kakak blogger maupun para bocah bisa mencairkan ketegangan. Ini yang tidak ada di Jepang!
Kalau saya boleh komentari komentar Mbak Tuti soal 4 anaknya Uda…maka yang saya mau bilang, justru karena anak Uda dan Uni itu 4 orang, maka kasih sayang Uda dan Uni lebih bisa terpancar ke seluruh tetangga dan masyrakat sekitar. mau 4 orang atau 60 orang, buat Uda dan Uni itu sama saja. Itu saya lihat waktu saya datang sehari sebelumnya. Betapa banyak anak-anak datang bertandang ke rumahnya, merasa seperti rumah sendiri. Semoga Uda dan Uni bisa menjadi panutan pasangan suami istri muda lainnya.
(Tambah lagi cerita : Makanya Uda juga bisa gendong Riku dengan kasih seorang Bapak! Terima kasih banyak Uda, sudah gendong Riku yang tidak ringan itu….)
salam saya pada semua anggota keluarga di Kweni, di rumah Uda dan sekeliling Uda.
EM
__________________
22.
imoe | Maret 11, 2009 at 11:15 am
wowwwwww seruuuuu kok ngak ngajak siyyyyy, kapan bikin di Padang niyyyyy….
23.
imoe | Maret 11, 2009 at 11:19 am
Da vizon…misal kalau wak menghimbau para bloger asal padang yang marantau untuak pulang kampuang basamo, trus buek kegiatan-kegiatan bermakna sarupo nan pak laksanakan jo teman bloger kapatang tuh mantap mah, itung-itung pulang basamo…baa kiro-kiro
____________________
24.
Daniel Mahendra | Maret 13, 2009 at 1:49 am
Dari semua acara yang sungguh menarik di Jogja, acara di Desa Kweni yang tetap terpatri, Da. Terkadang aku membayangkan menjadi dirimu.
Salut tiada tara!
___________________
25.
Oemar Bakrie | Maret 13, 2009 at 2:08 am
Salut buat semuanya dan tentu saja buat tuan rumahnya yg sudah berbagi sehari-hari / setiap hari …
____________________
26.
Kika | Maret 13, 2009 at 5:40 am
Aku cuman bisa ngiri.com saja deh… terlewatkan begitu saja.
___________________
27.
dyahsuminar | Maret 13, 2009 at 6:43 am
Uda Vizon dan istri memang luar biasa hebat…..
Bunda iri…dalam usia semuda itu, Uda dan istri mampu memperhatikan Bocah bocah itu dengan tulus.
Btw…ternyata banyak yang iriiii….
Ide dan kreatifitas mbak Imelda, uda…dan semuanya mmampu membuat anak anak sangat bahagia….
___________________
28.
Kepingan Hati | Maret 15, 2009 at 6:42 am
Hai.., aku mampir baca2 en liat2 foto yach..
Salam kenal dariku….
___________________
29.
suryaden | Maret 15, 2009 at 11:13 pm
oh.. salam kenal, dekat rumah saya ini tekapenya…
____________________
30.
Ria | Maret 19, 2009 at 4:10 am
Nah kapan2 kopdarnya pindah ke Duri ya uda…hehehehe
nanti tak komporin Lala untuk ikutan kesini…
bikin iri aja kompdaran di jogja ini…huh!
____________________