<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SURAUPUSAKA</title>
	<atom:link href="http://surauinyiak.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://surauinyiak.wordpress.com</link>
	<description>Just another way to know</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 01:49:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='surauinyiak.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/dcbd06e3980b30d11fb93657dcacef6b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>SURAUPUSAKA</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://surauinyiak.wordpress.com/osd.xml" title="SURAUPUSAKA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://surauinyiak.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>blog lama dilupakan, jangan..</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2012/01/09/blog-lama-dilupakan-jangan/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2012/01/09/blog-lama-dilupakan-jangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 08:10:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[kampung blagu]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[surau inyiak]]></category>
		<category><![CDATA[surau pusaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1087</guid>
		<description><![CDATA[Kalau tuan dapat kawan baru, sayang.. Kawan lama dilupakan, jangan.. Blog Surau Inyiak dengan domain www.hardivizon.com mengalami kerusakan lagi. Entah apa yang kupencet, tiba-tiba blog tersebut blank dan keluarlah kalimat peringatan yang mengejutkan, &#8220;Fatal Error!&#8221;. Panik..? Tentu saja.. Sebagaimana biasa, langsung saja masalah itu kulaporkan ke bidannya blog tersebut. Siapa lagi kalau bukan Jumria Rahman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1087&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Kalau tuan dapat kawan baru, sayang..</em><br />
<em>Kawan lama dilupakan, jangan..</em></p>
<p style="text-align:justify;">Blog Surau Inyiak dengan domain www.hardivizon.com mengalami kerusakan lagi. Entah apa yang kupencet, tiba-tiba blog tersebut <em>blank</em> dan keluarlah kalimat peringatan yang mengejutkan, &#8220;Fatal Error!&#8221;. Panik..? Tentu saja..</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana biasa, langsung saja masalah itu kulaporkan ke bidannya blog tersebut. Siapa lagi kalau bukan <a title="ria" href="http://ria.choosen.net/" target="_blank">Jumria Rahman</a> aka Ria. Dan setelah dicek sana-sini, sepertinya blog tersebut bakal lama &#8220;diopname&#8221;&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Gara-gara kejadian tersebut, aku pun teringat dengan blog ini. Baru kusadari, kalau blog ini sudah lumayan lama tak kutengok. Duh&#8230; kasian amat yak..? Kalau bisa blog ini bicara, dia bakal bilang: &#8220;Kalau tuan punya blog baru, sayang.. Blog lama dilupakan, jangan&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, ternyata aku bukan tipe &#8220;setia&#8221; terhadap blog nih.. Mentang-mentang ada blog baru, blog yang lama dicuekin saja&#8230; Tapi suwer, ini hanya untuk blog lho, kalau untuk pasangan, teman dan yang lainnya, aku setia kok.. Suwer&#8230; *kedip-kedip mata* <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Ok sahabat narablog sekalian&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan adanya kerusakan yang terjadi di blog hardivizon.com, aku mendapat pelajaran bahwa blog &#8220;surau pusaka&#8221; ini harus tetap kuhidupkan. Meski tidak bisa seproduktif dan sekreatif <a title="abi sabila" href="http://www.abisabila.com/2012/01/alhamdulillah-masalah-sudah-selesai.html" target="_blank">Abi Sabila</a> atau <a title="pakde cholik" href="http://abdulcholik.com/" target="_blank">Pakde Cholik</a> yang punya beberapa blog dengan tema berbeda, tapi aku ingin mecobanya. Setidaknya, ingin menjadikan blog ini tidak sia-sia begitu saja. Dan karena blog ini sangat bersejarah, maka tidak boleh dilupakan begitu saja.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1087/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1087/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1087&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2012/01/09/blog-lama-dilupakan-jangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku mau ayah</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/30/aku-mau-ayah/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/30/aku-mau-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 10:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[irwan rinaldi]]></category>
		<category><![CDATA[keayahan]]></category>
		<category><![CDATA[kisah nyata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1037</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini, perhatianku tertuju pada sebuah buku kecil yang baru saja kubeli. Buku itu berjudul “Aku Mau Ayah!”, karya Irwan Rinaldi, yang berisi 45 kisah nyata anak-anak yang terabaikan, terutama oleh ayah mereka. Kisah-kisah tersebut terjalin dari pengalaman penulisnya sendiri dalam beraktifitas di dunia perlindungan anak. Terus terang, setiap kali membaca kisah-kisah yang ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1037&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/05/aku-mau-ayah.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1038" title="aku mau ayah" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/05/aku-mau-ayah.jpg?w=270&#038;h=201" alt="" width="270" height="201" /></a>Beberapa hari ini, perhatianku tertuju  pada sebuah buku kecil yang baru saja kubeli. Buku itu berjudul “Aku Mau  Ayah!”, karya Irwan Rinaldi, yang berisi 45 kisah nyata anak-anak yang  terabaikan, terutama oleh ayah mereka. Kisah-kisah tersebut terjalin  dari pengalaman penulisnya sendiri dalam beraktifitas di dunia  perlindungan anak. Terus terang, setiap kali membaca kisah-kisah yang  ada di situ, sesosok wajah melintas di pikiranku. Aku terbayang wajah  seorang sahabat narablog bernama <a href="http://imoe.wordpress.com/" target="_blank">Muharman alias Imoe</a>. Jika anda pernah membaca  cerita-cerita Imoe tentang adik-adik asuhnya, maka seperti itu pulalah  lebih kurang isi cerita buku ini. <span id="more-1037"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian besar isi buku ini adalah  tentang kekecewaan anak-anak terhadap ayah mereka yang nyaris tidak  menganggap mereka ada. Ada banyak alasan atas itu, namun jika ditarik  garis merahnya, kesemuanya dikarenakan ketidaktahuan para ayah tersebut  akan pentingnya peran mereka dalam kehidupan seorang anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Persoalan keayahan adalah persoalan  penting yang nyaris terlupakan, tidak hanya pada ranah kehidupan, tapi  juga dalam ranah keilmuan. Agaknya, hal ini terjadi dikarenakan  persoalan keibuan begitu kuat menyedot perhatian berbagai kalangan.  Bahkan, teks-teks keagamaanpun sangat banyak mengangkat isu seputar ibu,  tapi sangat sedikit berbicara mengenai ayah.</p>
<p style="text-align:justify;">Agaknya, sudah saatnya bagi kita untuk  sedikit memberi perhatian akan isu keayahan ini, karena ada satu yang  pasti, yaitu anak sangat membutuhkan keberadaan ayah di sampingnya  secara jasad dan maknawi. Bila seorang ayah benar-benar hadir di tengah  keluarganya, kehadirannya ini bisa memberikan ketenangan jiwa bagi anak  dan mampu memberikan kekuatan, nilai-nilai, pengarahan, dan keinginan  kuat untuk pembentukan jati dirinya sampai ia beranjak dewasa, khususnya  bagi anak laki-laki.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut ilmu pendidikan anak,  bulan-bulan pertama usianya membentuk dua lingkungan yang berbeda. <em>Pertama</em>,  lingkungan yang terdiri atas orang-orang yang memiliki hubungan kasih  sayang, yang memberikan perasaan tenang dan cinta. <em>Kedua</em>,  lingkungan yang terdiri atas orang-orang yang memberikan kekuatan,  keamanan dan kekuasaan. Dengan kedua lingkungan itu, anak akan tumbuh  normal dan sehat kejiwaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kehadiran ayah di tengah anak-anaknya  dapat melambangkan adanya wewenang, tanggung jawab, keamanan dan  ketenangan keluarga. Tentunya semua ini melengkapi peranan ibu yang  penuh kasih sebagai pendidik, pengasuh dan penasihat.</p>
<p style="text-align:justify;">Anak membutuhkan seorang ayah  sebagaimana ia membutuhkan seorang ibu, tetapi kebutuhan dalam bentuk  yang lain, yaitu kebutuhan moril dan kejiwaan lebih dominan daripada  kebutuhan kelemah lembutan dan kasih sayang. Seorang anak pada masa  perkembangan jiwa dan emosinya membutuhkan contoh teladan dari ayah dan  ibunya, sebagaimana seekor burung membutuhkan kedua sayapnya ketika  terbang. Bila salah satu sayapnya melemah atau cacat atau benar-benar  terputus, seekor burung akan mengalami ketidakseimbangan dan kecepatan  terbangnya berkurang. Ia bahkan tidak mampu melakukan beberapa kegiatan.  Begitu juga seorang anak, ia membutuhkan seorang ayah dan ibu dalam  frekuensi yang seimbang, tetapi dalam metode dan kapasitas yang berbeda.  Sedikit-banyaknya, di dalam buku ini kita akan menemukan jawaban akan  hal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku ini sangat layak dibaca oleh setiap  kita, terutama bagi seorang ayah dan calon ayah. Dari sini akan ada  banyak pelajaran yang bisa diperoleh sebagai bekal kita menghadapi  anak-anak kita. Dan juga, buku ini sangat pantas dibaca oleh para ibu,  terutama sekali bagi para calon ibu (baca: perawan), karena memilih  calon ayah yang baik bagi calon anak anda kelak, juga merupakan salah  satu hak mereka.</p>
<p>Selamat membaca! <img src="http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>.</p>
<p><em>sumber bacaan: Ensiklopedi Pendidikan Anak Muslim</em>.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><span style="color:#008000;"><em>Ini adalah mirror-post dengan judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/30/aku-mau-ayah/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1037/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1037/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1037&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/30/aku-mau-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/05/aku-mau-ayah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">aku mau ayah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>gak takut kotor!</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/25/gak-takut-kotor/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/25/gak-takut-kotor/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 04:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bancakan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia anak]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[outing]]></category>
		<category><![CDATA[padi]]></category>
		<category><![CDATA[sawah]]></category>
		<category><![CDATA[tk aisyiyah kompleks masjid perak kotagede]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1034</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 24 April 2010, Ajib dan teman-temannya di TK Aisyiyah Kompleks Masjid Perak, Kotagede melakukan kegiatan outing. Kegiatannya adalah bermain lumpur di sawah. Begitu mengetahui kegiatan ini, aku langsung menyambut dengan gembira. Pikirku, kapan lagi bermain lumpur. Tidak lucu kan, kalau tiba-tiba aku berada di tengah sawah kemudian menggelimangkan lumpur di tubuh, sendirian. Apa kata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1034&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sabtu, 24 April 2010, Ajib dan teman-temannya di TK Aisyiyah Kompleks Masjid Perak, Kotagede melakukan kegiatan outing. Kegiatannya adalah bermain lumpur di sawah. Begitu mengetahui kegiatan ini, aku langsung menyambut dengan gembira. Pikirku, kapan lagi bermain lumpur. Tidak lucu kan, kalau tiba-tiba aku berada di tengah sawah kemudian menggelimangkan lumpur di tubuh, sendirian. Apa kata dunia nantinya&#8230; hahaha&#8230; Jadi, ini ceritanya “aji mumpung” <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/21.jpg"><img class="size-full wp-image-1000 aligncenter" title="21" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/21.jpg?w=600" alt=""   /><span id="more-1034"></span></a></p>
<p style="text-align:justify;">Lokasi diambil di seputar sekolah. Dengan membayar Rp. 200.000,- kamipun diperbolehkan menggunakan dua petak sawah untuk kegiatan tersebut. Sehari sebelumnya, sawah sudah di persiapkan. Yang satu petak siap untuk ditanami benih padi, sementara yang satu lagi untuk menangkap ikan. Panitia sudah melepaskan banyak ikan di sawah tersebut sesaat sebelum acara dimulai.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena semalam turun hujan, kondisi sawah jadi semakin becek. Beberapa orang yang terjatuh karena tergelincir menjadi pemandangan yang mengasyikkan. Ini bukan tertawa di atas penderitaan orang lain lho&#8230; Ini benar-benar karena kami semua diliputi kegembiraan. Para guru dan orangtua yang terlibat, larut dalam keceriaan anak-anak tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Acara pertama adalah menanam padi. Setiap anak diberi sejumput benih untuk ditanam. Garis tanam yang sudah dibuat oleh Ibu Guru, ternyata buyar sama sekali. Maklumlah anak-anak, semuanya dilakukan sesuka mereka saja. Walhasil, benih-benih padi tersebut tertanam secara acak, tak berbentuk. Anak-anak malah lebih tertarik bermain genangan air di sawah.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-medium wp-image-1708" title="06" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/06-300x199.jpg" alt="06" width="240" height="159" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1709" title="07" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/07-300x199.jpg" alt="07" width="240" height="159" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1710" title="09" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/09-300x199.jpg" alt="09" width="240" height="159" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1711" title="18" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/18-300x199.jpg" alt="18" width="240" height="159" /><span style="color:#ff0000;"><br />
Acara nanam padi jadi kacau dan berubah jadi berendam lumpur&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:justify;">Acara kedua adalah menangkap ikan. Anak-anak diminta untuk menangkap ikan yang sudah disebar di sawah petak kedua dengan tangan mereka, tanpa alat. Pemandangannya benar-benar seru. Anak-anak berlarian dan berkejaran di sawah dengan gembiranya. Sedikitpun mereka tak menunjukkan rasa takut dan jijik. Bahkan, sebagian besar dari mereka sangat menikmati permainan itu dan menjadikan kolam lumpur itu sebagai kolam renang dadakan. Lebih asyik lagi adalah ketika salah seorang mendapatkan ikan, semua akan ikut bersorak.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/13.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1004" title="13" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/13.jpg?w=240&#038;h=159" alt="" width="240" height="159" /></a><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/12.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1005" title="12" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/12.jpg?w=240&#038;h=155" alt="" width="240" height="155" /></a><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/19.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1006" title="19" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/19.jpg?w=240&#038;h=158" alt="" width="240" height="158" /></a><img class="alignnone size-medium wp-image-1706" title="11" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/11-300x199.jpg" alt="11" width="240" height="158" /><span style="color:#ff0000;"><br />
Coba lihat ekspresi anak-anak ini, betapa bebas mereka meluapkan apa yang dirasa. Sesekali, kita para dewasa bolehlah berekspresi seperti anak-anak, agar dapat merasakan indahnya dunia ini&#8230;</span></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah lelah bermain di sawah, anak-anakpun beristirahat. Ibu-ibu seksi konsumsi sudah menyediakan makanan khas pedesaan buat mereka, yakni nasi yang dibungkus dengan pincuk (daun pisang) dan sering dikenal sebagai &#8220;bancakan&#8221;. (Apa dan bagaimana bancakan ini, sila baca tulisannya Donny Verdian <a href="http://www.donnyverdian.net/2010/03/24/bancakan-dan-hilangnya-anak-anak-kampung.html" target="_blank">di sini</a>) Meski sederhana, tapi makanan itu dilahap dengan semangat dan tuntas oleh anak-anak.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/23.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1008" title="23" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/23.jpg?w=169&#038;h=118" alt="" width="169" height="118" /></a><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/22.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1007" title="22" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/22.jpg?w=125&#038;h=117" alt="" width="125" height="117" /></a> <a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/24.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1009" title="24" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/24.jpg?w=180&#038;h=118" alt="" width="180" height="118" /></a><br />
<span style="color:#ff0000;">Panganan khas pedesaan yang terasa sangat nikmat dan cocok dengan suasana persawahan&#8230; Bancakaaaaaannn&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:justify;">Tepat pukul 10.30 wib, acara usai. Kami pulang dengan membawa kesan sendiri-sendiri di dalam hati. Semoga, anak-anak belajar dari pengalaman hari itu, bahwa untuk menggapai cita-cita tak perlu takut menghadapi rintangan yang membentang. Segala kesulitan akan terasa ringan jika dihadapi dengan gembira. So, mari bernyanyi: “<em>buat apa susah, buat apa susah, susah itu tak ada gunanya</em>&#8230;.” <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oya, sebelum ditutup, masih ada satu lagi yang mau tampil. Cekidot&#8230;.!</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/01.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1010" title="01" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/01.jpg?w=270&#038;h=202" alt="" width="270" height="202" /></a><a href="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/03.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1011" title="03" src="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/03.jpg?w=270&#038;h=202" alt="" width="270" height="202" /></a><br />
<span style="color:#ff0000;">Oalah&#8230; ini fotografer gadungan dari mana pulak&#8230;? <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">Narsis yang elekhan bukhan&#8230;.? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;"><em>Ini adalah mirror-post dari judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/25/gak-takut-kotor/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em><br />
</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1034/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1034&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/25/gak-takut-kotor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/06-300x199.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">06</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/07-300x199.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">07</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/09-300x199.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/18-300x199.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">18</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/13.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/12.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/19.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">19</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/11-300x199.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/23.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/22.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">22</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/24.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">24</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surauinyiak.files.wordpress.com/2010/04/03.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>there&#8217;s no free lunch</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/23/theres-no-free-lunch/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/23/theres-no-free-lunch/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 00:57:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[bunga rampai]]></category>
		<category><![CDATA[arti sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[pamrih]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat sejati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1032</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tidak ada makan siang gratis!&#8221;, berulangkali sahabatku itu mengatakannya di hadapanku dan beberapa sahabat dalam sebuah perjumpaan. &#8220;Jika hari ini kamu membayarkan makanku, artinya besok atau lusa, akupun harus membayarkan makanmu&#8220;, imbuhnya lagi menambahkan. Berkerut keningku mencerna kalimat-kalimat yang meluncur dari mulutnya. Tak pernah aku menduga, akan begitu ia mengartikulasikan sebuah persahabatan. Kukira, hubungan baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1032&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Tidak ada makan siang gratis</em>!&#8221;, berulangkali sahabatku itu mengatakannya di hadapanku dan beberapa sahabat dalam sebuah perjumpaan. &#8220;<em>Jika hari ini kamu membayarkan makanku, artinya besok atau lusa, akupun harus membayarkan makanmu</em>&#8220;, imbuhnya lagi menambahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berkerut keningku mencerna kalimat-kalimat yang meluncur dari mulutnya. Tak pernah aku menduga, akan begitu ia mengartikulasikan sebuah persahabatan. Kukira, hubungan baik kami selama ini, benar-benar dijalankan dengan tulus, tanpa pamrih apapun. Kalimat yang dia sampaikan itu, telah menggugurkan segala kesan baikku selama ini terhadapnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari pikiranku cukup terganggu dengan kejadian itu. Aku sempat bertanya, seperti apakah persahabatan itu? Benarkah persahabatan itu harus berpamrih? Bukankah tanpa dimintapun, seorang sahabat akan memberi apapun yang diminta sahabatnya, semampu yang dia punya?<span id="more-1032"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kegalauanku itu akhirnya pudar ketika aku bertandang ke blog <a href="http://tulisannugroho.wordpress.com/2010/04/19/sahabat-sejati/" target="_blank">Mas Nug</a>. Untaian puisinya tentang &#8220;sahabat sejati&#8221; mampu menyejukkan hatiku.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1690" title="sahabat sejati" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/sahabat-sejati1.jpg" alt="sahabat sejati" width="448" height="299" /></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Sahabat Sejati</span></strong><br />
By: ASN, Jakarta, 19 April 2010</p>
<p>Ketika langit terlihat gelap tak bersahabat<br />
Kau justru datang menghampiri<br />
Jabat eratmu hangat alirkan darah pertemanan kita</p>
<p>Ketika banyak orang menyingkir<br />
Bersembunyi mencari aman dibalik kontroversi langkah prinsipku<br />
Kau tetap disana dengan senyum mu, beri ruang luas bagi <em>privacy </em>ku</p>
<p>Ketika taliku terputus dan aku meluncur deras kebawah<br />
Kau spontan bereaksi tanpa diminta<br />
Lemparkan pengait dan tali hentikan jatuhku</p>
<p>Ketika keindahan direpresentasikan dengan bunga-bunga indah<br />
Kau justru tetap jadi dirimu, sebuah daun beri keteduhan disisi bayangmu<br />
Alirkan frekwensi indah persahabatan, bukan sibuk warnai <em>casing</em>nya</p>
<p>Terima kasih telah menjadi sahabatku..</p>
<blockquote><p><strong>Sahabat sejati berperan apa adanya, tahu persis  dimana dan seperti apa peran yang harus jalankan.. Persahabatan beri  arti lebih pada esensi dan bukan sekedar memoles <em>casing</em> luar  persahabatan itu sendiri..</strong></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Setelah membaca bait demi bait puisi Mas Nug itu, pikiran jernihku kembali ke tempatnya semula. Aku sadar, bahwa aku terlalu berpengharapan. Seharusnya segala sesuatu haruslah dijalankan sewajarnya saja, sehingga jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan, kekecewaan tak terlalu dalam. Kesimpulanku: &#8220;<em>cintailah kekasihmu sewajarnya, karena bisa jadi suatu saat kau akan membencinya, dan bencilah lawanmu sewajarnya, karena bisa jadi suatu saat kau akan membutuhkannya&#8230;.</em>&#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah kejutan lagi, datang pagi ini. <a href="http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/koelit-ketjil/ranjang-alam/413755862783" target="_blank">Koelit Ketjil</a> mengirimiku  tulisannya tentang persahabatan. Ceritanya begitu menyentuh perasaan  terdalamku. Ternyata, keraguanku tentang sahabat sejati, tidaklah  beralasan. Masih banyak manusia yang memiliki keputihan jiwa untuk  berkorban demi sahabatnya, tanpa perlu meminta imbalan, meski sekedar  ucapan &#8220;terima kasih&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">(<em>duh&#8230; melow banget aku ini ya&#8230;? biarin deh, setidaknya ini membuktikan kalau aku juga manusia, punya hati punya rasa&#8230; hahaha&#8230;</em>)</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ini adalah mirror-post dari judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/23/theres-no-free-lunch/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1032/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1032&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/23/theres-no-free-lunch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/sahabat-sejati1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sahabat sejati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kartini vs kartono</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/21/kartini-vs-kartono/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/21/kartini-vs-kartono/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 06:21:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[kartini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1029</guid>
		<description><![CDATA[Kartini: Wahai para Kartono, hari ini kami para Kartini ingin meminta kesediaan kalian untuk memberi kami ruang ekspresi, untuk aktualisasi diri. Kami adalah makhluk yang sama dengan kalian. Perbedaan biologis kita bukanlah alasan untuk membuat kami terpinggirkan, apatahlagi dilecehkan. Sudah banyak yang kami lakukan untuk menyenangkan kalian. Berbagai cara telah kami buat untuk itu. Bahkan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1029&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Kartini:</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Wahai para Kartono, hari ini kami para Kartini ingin meminta kesediaan kalian untuk memberi kami ruang ekspresi, untuk aktualisasi diri. Kami adalah makhluk yang sama dengan kalian. Perbedaan biologis kita bukanlah alasan untuk membuat kami terpinggirkan, apatahlagi dilecehkan.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1676" title="kartini" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/kartini.jpg" alt="kartini" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sudah banyak yang kami lakukan untuk menyenangkan kalian. Berbagai cara telah kami buat untuk itu. Bahkan, kami pun rela menyakiti diri sendiri, berdandan habis-habisan. Beban yang kami pikulpun tidaklah ringan. Kadang, tak imbang antara beban di kepala dengan kaki yang menopang tubuh kami.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1678" title="konde" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/konde1.jpg" alt="konde" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pergauilah kami dengan lembut. Jangan kalian sakiti hati dan tubuh kami. Kekuatan tenaga yang kalian miliki jangan daratkan kepada kami. Justru, gunakanlah ia untuk membela dan melindungi kami.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1679" title="keris" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/keris.jpg" alt="keris" width="298" height="448" /><span id="more-1029"></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Kartono:</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Wahai para Kartini, sesungguhnya permintaan kalian itu tidaklah berat-berat amat. Sangat gampang bagi kami untuk memenuhinya. Hanya, terkadang kami meragu, apakah benar kalian ingin berekspresi secara luas di negeri ini? Kesungguhan kalian masih patut dikaji ulang. Takkah kan kalian gunakan kebebasan itu untuk menistakan martabat kalian sendiri?</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, masih banyak di antara kalian yang menghabiskan waktunya secara percuma. Kalian lebih senang membicarakan orang daripada ide.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1680" title="becak" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/becak.jpg" alt="becak" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align:justify;">Wahai para Kartini&#8230; Saat ini sudah kami beri ruang ekspresi secara luas untuk kalian. Pergunakanlah dengan bijak. Jangan sampai kebablasan. Jangan sampai hal itu justru membuat kami, para Kartono, kehilangan ruang. Jangan sampai kami pun suatu saat menuntut hal yang sama kepada kalian. Tidak lucu bukan, jika nanti muncul gerakan Emansipasi Pria?</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1682" title="kartono" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/kartono1.jpg" alt="kartono" width="448" height="298" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">SELAMAT HARI KARTINI&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p>.</p>
<p><span style="color:#339966;"><em>Ini adalah mirror-post dari judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/21/kartini-vs-kartono/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1029/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1029&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/21/kartini-vs-kartono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/kartini.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kartini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/konde1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">konde</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/keris.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">keris</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/becak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">becak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/kartono1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kartono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>konfusius, guru dunia</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/16/konfusius-guru-dunia/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/16/konfusius-guru-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 03:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[confusius]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[konfusius]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1027</guid>
		<description><![CDATA[Sudah punya rencana menghabiskan akhir pekan kali ini? Kalau belum, kusarankan Anda untuk menonton film &#8220;Confusius&#8220;. Sungguh, film itu sangat bagus. Ada banyak pencerahan yang diperoleh dari tontonan tersebut. Kalau perkara sinematografi, tak pantaslah aku bicarakan, secara aku tak punya kapasitas apa-apa di bidang itu. Pesan yang terkandung di film itulah yang membuatku menyarankan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1027&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1672" title="confusius" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/confusius.jpg" alt="confusius" width="140" height="195" />Sudah punya rencana menghabiskan akhir pekan kali ini? Kalau belum, kusarankan Anda untuk menonton film &#8220;<a href="http://21cineplex.com/confucius,movie,2235.htm">Confusius</a>&#8220;. Sungguh, film itu sangat bagus. Ada banyak pencerahan yang diperoleh dari tontonan tersebut. Kalau perkara sinematografi, tak pantaslah aku bicarakan, <em>secara</em> aku tak punya kapasitas apa-apa di bidang itu. Pesan yang terkandung di film itulah yang membuatku menyarankan untuk menontonnya. (<em>suwer takewer-kewer, ini bukan pesan sponsor!</em>)</p>
<p style="text-align:center;">~oOo~</p>
<p style="text-align:justify;">Agaknya tidaklah berlebihan jika ada yang mengatakan kalau Konfusius adalah guru dunia. Betapa tidak? Ajarannya soal etik dan politik sungguh banyak memberi pengaruh. Salah satu kalimat yang dia ucapkan, lebih kurang berbunyi: &#8220;<em>Jalankanlah politik itu dengan sopan</em>&#8220;, agaknya patut untuk diresapi oleh para politisi kita dewasa ini. Menurutnya, seni memerintah adalah seni bagaimana mengatur kepentingan banyak orang. Sebelum dapat mengatur orang lain, maka seseorang harus mampu mengatur dirinya sendiri. Moral adalah kunci utama untuk itu.<span id="more-1027"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Michale Hart, dalam bukunya Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, menempatkan Konfusius dalam urutan kelima setelah Nabi Muhammad, Isaac Newton, Nabi Isa dan Buddha. Pengaruh ajaran Konfusius memang amat besar, tapi terbatas pada wilayah Asia Timur. Meskipun demikian, pengaruhnya terhadap dunia barat juga ada, yang berbekas pada pemikiran-pemikiran Leibniz dan Voltaire.</p>
<p style="text-align:justify;">Nabi Muhammad, pernah menyarankan umatnya untuk terus menggali ilmu pengetahuan dan bila perlu berkelana keliling dunia. Cina, adalah satu-satunya nama daerah yang beliau sebutkan. Bila ditilik dari secara historis, bukan tidak ada alasan beliau menyarankan belajar hingga ke negeri Cina tersebut. Beliau yang hidup jauh setelah Konfusius, tentu sudah sangat mengetahui tradisi keilmuan yang melekat kuat di negeri tersebut, yang salah satunya merupakan pengaruh dari ajaran-ajaran Konfusius. Jadi, tidak mengherankan jika beliau menyarankan berkelana menuntut ilmu hingga ke negeri tirai bambu tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Film &#8220;Confisius&#8221; menceritakan perjalanan petualangan Konfusius bersama murid-muridnya. Beliau berkelana karena mendapat hukuman pengucilan dari penguasa sebagai akibat intrik politik. Sebelumnya beliau adalah seorang politisi handal. Kemampuan diplomasi yang luar biasa, telah berhasil membuatnya merebut kembali tiga daerah yang telah jatuh ke tangan lawan, tanpa sedikitpun pertumpahan darah. Bagaimana caranya? Tonton saja filmnya ya&#8230; hehehe&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Film ini juga menceritakan kesetiaan dan kesungguhan murid-murid Konfusius dalam menuntut ilmu dari sang guru. Demi kesetiaannya kepada sang guru, nyawapun berani mereka pertaruhkan. Salah satu adegan yang mampu menggugah emosi adalah tatkala Konfusius dan murid-muridnya berjalan di atas danau yang telah beku karena musim dingin. Di tengah perjalanan, tiba-tiba esnya pecah, mengakibatkan kereta yang mengangkut gulungan (naskah) ajaran Konfusius tenggelam ke dasar danau. Seorang muridnya yang bernama Hui, dengan spontan melompat ke dasar danau dan mengambil satu persatu gulungan tersebut, tanpa mempedulikan keselamatannya. Gulungan-gulungan itupun selamat, namun sayang, nyawa Hui tak dapat diselamatkan. Sungguh, sebuah kesetiaan yang patut ditiru.</p>
<p style="text-align:justify;">Cukup segitu saja kuceritakan cuplikan film ini. Biar penasaran, hehehe&#8230; <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Sedari dulu aku mengagumi Konfusius. Ada banyak kalimat-kalimatnya yang aku kutip. Salah satunya adalah: &#8220;<em>Without knowing the force of words, it is impossible to know the human beings</em>&#8220;. Quote itu selalu kupakai di blog ini. Coba lihat di sudut kanan atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Ok, segitu saja&#8230; selamat berakhir pekan&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengetahui tentang Konfusius lebih jauh, sila baca <a href="http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/10/biografi-konfusius.html">di sini</a> dan <a href="http://filsafat.kompasiana.com/2010/02/06/konfusius-mengajarkan-cinta-keramahtamahan-dan-sopan-santun/">di situ</a></p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><em>Ini adalah mirror-post dengan judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/16/konfusius-guru-dunia/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1027/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1027&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/16/konfusius-guru-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/confusius.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">confusius</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kebenaran itu pahit!</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/07/kebenaran-itu-pahit/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/07/kebenaran-itu-pahit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 03:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[bunga rampai]]></category>
		<category><![CDATA[kampung blagu]]></category>
		<category><![CDATA[atmakusumah]]></category>
		<category><![CDATA[didot]]></category>
		<category><![CDATA[kebenaran itu pahit]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[masjid al-azhar jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1022</guid>
		<description><![CDATA[Andi terdiam sesaat, hatinya masih bimbang, apakah benar yang akan dilakukannya ini? Sejenak dilihatnya lagi amplop coklat di atas mejanya. Isinya masih utuh, 30 juta! Digenggamnya dengan erat amplop itu. Kembali diteguhkannya hatinya. &#8220;Aku harus melakukannya!&#8220;, begitu ia berbisik dalam hati. Dengan yakin, dia melangkah keluar kamar kos, menenteng sebuah tas berisi pakaian dan menggendong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1022&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Andi terdiam sesaat, hatinya masih bimbang, apakah benar yang akan dilakukannya ini? Sejenak dilihatnya lagi amplop coklat di atas mejanya. Isinya masih utuh, 30 juta! Digenggamnya dengan erat amplop itu. Kembali diteguhkannya hatinya. &#8220;<em>Aku harus melakukannya!</em>&#8220;, begitu ia berbisik dalam hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan yakin, dia melangkah keluar kamar kos, menenteng sebuah tas berisi pakaian dan menggendong sebuah ransel di pundak. Di mulut gang, ia panggil sebuah becak dan meminta untuk mengantarkannya ke sebuah alamat. Hanya butuh sekitar 20 menit, ia pun sampai di alamat yang dituju.<span id="more-1022"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Mau apa kamu kesini?&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Mbak, izinkan aku untuk menjelaskannya dulu&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Apa lagi yang mau dijelaskan?!&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Setidaknya Mbak tahu mengapa aku melakukannya&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Sudah jelas, kamu melakukannya karena memang itu maumu!&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Tidak Mbak, aku terpaksa melakukannya. Dan lagi, itupun memang harus kulakukan, karena aku sayang padanya&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Sayang? Sayang macam apa yang mau kau tunjukkan? Kamu lihat, betapa besar sakit yang kau tinggalkan akibat perbuatanmu itu!&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Aku tahu Mbak, tapi&#8230; &#8220;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Tapi apa&#8230;?!!&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sejenak suasana hening, tak sepatahpun kata yang keluar dari mulut keduanya. Tiba-tiba Andi berdiri dari duduknya dan berkata:</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Mbak, sepertinya sulit bagi kita untuk berbicara dalam keadaan emosi seperti ini. Kalau begitu, izinkan aku pamit. Aku ingin pergi dari kota ini, mengubur masa lalu kita, memulai sesuatu yang baru. Bacalah surat yang ada di dalam amplop ini, sepeninggalku nanti&#8221;.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Tantri terpana, matanya bolak-balik melihat ke arah Andi yang mulai beranjak keluar dan amplop warna coklat yang tergeletak di atas meja. Dia tersadar dari lamunan dan keterkejutannya demi mendengar tangisan bayinya dari dalam kamar. Dengan cepat disambarnya amplop tadi dan segera menuju kamar.</p>
<p style="text-align:justify;">Sambil menggendong bayinya, Tantri membuka amplop warna coklat tersebut. Dia terkejut alang kepalang. Ada tiga ikat uang yang terdiri dari lembaran seratus ribu, berjumlah 30 juta rupiah. Di dalamnya juga terdapat sepucuk surat. Segera dibacanya surat itu:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Mbak Tantri yang saya hormati&#8230;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Maafkan jika tindakan saya telah melukai perasaan mbak dan keluarga. Saya benar-benar dihadapkan pada sebuah pilihan yang sangat sulit. Antara jujur dengan kebenaran yang saya ketahui atau melindungi sahabat baik saya, Mas Dedi, suami mbak.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sesungguhnya, saya sudah lama mengetahui kalau Mas Dedi korupsi di kantor kami. Bukannya saya tidak mengingatkan. Sudah sangat sering saya katakan kepada beliau untuk tidak meneruskan kelakuannya itu. Namun, sepertinya uang telah menggelapkan matanya. Dia sudah tak peduli lagi dengan nasehat sahabatnya. Dia sudah menganggap uang adalah Tuhannya.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Maka, ketika kasus itu kemudian mengemuka dan Mas Dedi akhirnya harus menjadi tersangka, saya pun harus dihadapkan pada pilihan berat. Sebagai saksi kunci, tentulah kesaksian saya menjadi hal yang utama. Sungguh berat bagi saya ketika itu. Kalau saya berkata jujur, maka Mas Dedi akan dipenjara. Tapi, jika saya bohong, saya telah menodai diri saya sendiri. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Akhirnya, seperti yang mbak ketahui, sayapun memilih untuk berkata jujur, meski itu berat.<br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Mbak, kebenaran itu sungguh pahit, tapi saya harus menelannya. Bagi saya, sahabat tidak selalu harus membenarkan apa yang dilakukan oleh sahabatnya, iapun harus berani menyalahkan perbuatannya. &#8220;Sahabat sejati adalah yang mau menangis bersamamu, bukan yang hanya ingin tertawa bersamamu&#8221;. Karena saya tak ingin Mas Dedi larut dalam kesalahannya, maka saya harus menegurnya dengan cara ini. Maafkan jika pilihan saya ini membuat Mbak terluka.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Mbak&#8230; saya akan pergi meninggalkan kota ini. Mencari kehidupan baru yang lebih menenangkan hati. Terimalah uang hasil tabungan saya selama bertahun-tahun. Barangkali dapat meringankan beban Mbak, selama ditinggal Mas Dedi di penjara.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Salam saya, </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>ANDI</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Tantri terduduk lemas di ujung ranjangnya. Tulang-tulangnya seolah lepas dari tubuhnya. Ia tak sanggup lagi berkata-kata. Hanya tetesan air hangat yang mengalir deras dari kedua matanya. Dengan lirih ia berbisik: &#8220;<em>Tuhan, ampuni kami. Izinkan kami untuk tetap berlaku benar dan berani berkata benar</em>&#8220;</p>
<p style="text-align:center;">~oOo~</p>
<p style="text-align:justify;">Kisah di atas terinspirasi dari obrolanku dengan dua narablog muda, <a href="http://atmakusumah.wordpress.com/blog-identity/" target="_blank">Atmakusumah</a> dan <a href="http://hadidot.wordpress.com/2010/04/06/meluruskan-niat-ngeblog/" target="_blank">Didot</a>. Kami bertemu pada hari Sabtu, 3 April 2010 yang lalu di pelataran Masjid Al-Azhar, Jakarta. Kedua sahabatku itu memiliki gairah yang luar biasa dalam belajar agama. Aku salut atas kegiatan mereka tersebut. Jika dilihat tulisan-tulisan mereka di blog, sangat menunjukkan betapa gairah itu sungguh besar.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1661" title="vizon atma didot" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/vizon-atma-didot.jpg" alt="vizon atma didot" width="448" height="336" /><span style="color:#ff0000;">Bersama Atmakusumah dan Didot di pelataran Masjid Al-Azhar Jakarta. <em><br />
&#8220;Kebenaran itu pahit, tapi harus tetap ditelan&#8221;</em></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><em>.</em></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><em>.</em></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><em><span style="color:#339966;">Ini adalah mirror-post dari judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/07/kebenaran-itu-pahit/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></span><br />
</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1022/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1022/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1022&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/07/kebenaran-itu-pahit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/vizon-atma-didot.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vizon atma didot</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>inyiak dan kyai</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/04/inyiak-dan-kyai/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/04/inyiak-dan-kyai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 01:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[kampung blagu]]></category>
		<category><![CDATA[Guskar]]></category>
		<category><![CDATA[harimau]]></category>
		<category><![CDATA[himawan]]></category>
		<category><![CDATA[inyiak]]></category>
		<category><![CDATA[kereta kencana]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[nh18]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[surau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1020</guid>
		<description><![CDATA[Meski berasal dari etnis yang berbeda, kata &#8220;inyiak&#8221; dan &#8220;kyai&#8221; memiliki makna yang nyaris sama dalam khazanah Bahasa Indonesia. Inyiak berasal dari Minangkabau dan kyai berasal dari Jawa. Kedua kata ini biasanya digunakan untuk gelar bagi seseorang yang memiliki pengetahuan agama Islam yang sangat baik. Mereka yang digelari ini biasanya memiliki sebuah lembaga pendidikan keislaman, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1020&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Meski berasal dari etnis yang berbeda, kata &#8220;inyiak&#8221; dan &#8220;kyai&#8221; memiliki makna yang nyaris sama dalam khazanah Bahasa Indonesia. Inyiak berasal dari Minangkabau dan kyai berasal dari Jawa. Kedua kata ini biasanya digunakan untuk gelar bagi seseorang yang memiliki pengetahuan agama Islam yang sangat baik. Mereka yang digelari ini biasanya memiliki sebuah lembaga pendidikan keislaman, yang kalau di Minangkabau bernama &#8220;surau&#8221; dan di Jawa bernama &#8220;pesantren&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarah banyak mencatat tentang surau yang dipimpin oleh para inyiak di Minangkabau. Sebut saja <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syekh_Sulaiman_ar-Rasully" target="_blank">Inyiak Canduang</a> sebagai contoh. Beliau yang bernama asli Syekh Sulaiman ar-Rasuly ini telah membuat sebuah langkah revolusionis dalam pendidikan agama di Minangkabau. Yakni, modernisasi pendidikan dari sistem klasik ke sistem klasikal, dari sistem <em>halaqah</em> di surau ke sistem berkelas di sebuah madrasah. Lembaga pendidikan yang beliau dirikan pada tahun 1928 itu bernama Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) di daerah Canduang yang terletak lebih kurang 8 km dari kota Bukittinggi. MTI ini telah memberi pengaruh besar di Minangkabau. Tercatat ada lebih kurang 216 cabang MTI di seluruh Sumatera Barat. MTI Canduang sering juga disebut masyarakat Minang dengan Surau Inyiak Canduang.<span id="more-1020"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Di tanah Jawa juga sangat banyak lembaga pendidikan yang didirikan oleh para kyai. Sebut saja <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gontor" target="_blank">Pondok Pesantren Modern Gonto</a>r yang didirikan tiga bersaudara Kyai Haji Ahmad Sahal, Kyai Haji Zainuddin Fannie dan Kyai Haji Imam Zarkasyi. Pembaharuan sistem pesantren yang dilakukan ketiga kyai ini juga hampir sama dengan apa yang dilakukan Inyiak Canduang, yakni mengganti sistem sorogan ke sistem kelas dengan kurikulum yang tersusun rapi dan hirarki tingkatan yang jelas. Dewasa ini ada banyak pesantren yang mengikuti pembaharuan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Di samping itu, penggunakan kata inyiak dan kyai juga dilengketkan pada hewan atau benda yang dianggap keramat. Di Minangkabau, inyiak juga digunakan untuk menyebut harimau. Menurut legenda, hewan ini dianggap sebagai hewan jadi-jadian dari seseorang yang setelah meninggal dunia, tidak kuat menerima siksa kubur. Karena ingin memperbaiki kesalahannya selama hidup, ia pun kembali dalam wujud harimau. Hanya, karena wujudnya hewan, maka ia berada dalam dua sifat; kemanusiaan dan kehewanan. Satu sisi ia akan sangat baik sebagaimana manusia seharusnya, tapi di sisi lain ia tak dapat menghindari nafsu kehewanannya. Oleh karena itu, di Minangkabau hewan ini dipanggil dengan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Silat_Minangkabau" target="_blank">Inyiak Balang</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Jawa, juga ada beberapa hewan dan benda yang digelari kyai. Sebagai contoh, di kraton Yogyakarta ada kereta kencana yang disebut <a href="http://gudeg.net/id/news/2010/02/5294/Keraton-Yogyakarta-Pamerkan-Benda-Bersejarah.html" target="_blank">Kyai Garudayaksa</a>. Kereta kencana ini ditarik oleh delapan kuda, dibuat Hermans &amp; co di Den Haag, Belanda, tahun 1867-1869  dan digunakan untuk penobatan HB VIII, HB IX, dan HB X. Ada juga Kyai  Winomoputro yang ditarik oleh 6 ekor kuda dipergunakan untuk kendaraan  dinas putra mahkota buatan Hermans&amp;co tahun 1950-1960 dan  dipergunakan sejak pemerintahan HB VI. Dan masih banyak benda dan hewan lain yang diberi gelar kyai, seperti keris, al-Qur&#8217;an pusaka, gajah dan kerbau.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikianlah, bahwa inyiak dan kyai memiliki terminologi yang nyaris sama. Hanya saja, di jagat blogging ada juga yang dengan semena-mena menggunakan kedua kata ini untuk identitas mereka. Yang aku tahu, blog yang menggunakan kata-kata ini adalah &#8220;<a href="http://hardivizon.com" target="_blank">surau inyiak</a>&#8221; dan &#8220;<a href="http://guskar.com/" target="_blank">padeblogan kyaine</a>&#8220;. Kalau dilihat dari definisi aslinya, penggunaan kata ini di jagat blogging sangatlah jauh. Semestinya para pengguna kedua kata ini bertanggungjawab dan meminta izin ke leluhur mereka. Apakah mereka melakukannya? Entahlah, biarkan sajalah mereka yang menanggung akibat atas perbuatan mereka tersebut. <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Yang pasti, keduanya pada hari Sabtu, 3 April 2010 yang lalu bertemu di sebuah tempat di daerah Bekasi. Dengan ditemani seorang Tariner kondang asal Ciputat bernama <a href="http://theordinarytrainer.wordpress.com/2010/04/01/makelar-blog/" target="_blank">Nh18</a>&#8211;sang makelar blog&#8211; dan <a href="http://pridityo.blogspot.com/" target="_blank">filosof muda</a> asal Bekasi berinisial HP, mereka menunjukkan keaslian jati diri masing-masing. Sebelumnya mereka hanya saling mengenal lewat gambar diri dan tulisan semata, kecuali si inyiak dan trainer yang sudah bertemu untuk ketiga kalinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda tak perlu membayangkan seperti apa pertemuan itu. Yang pasti, ada seseorang yang menjadi obyek pembicaraan keempat manusia tersebut. Yaitu seorang <a href="http://nakjadimande.com/2010/03/15/km-54400/" target="_blank">perempuan berselubung kerudung hitam</a> yang pernah dengan semena-mena melemparkan sandalnya ke kyaine&#8230; <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Baiklah, sebagai bukti fisik kalau mereka benar-benar bertemu, dengan segala kerendahan hati, izinkanlah aku memuat foto mereka&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1656" title="inyiak dan kyai" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/inyiak-dan-kyai.jpg" alt="inyiak dan kyai" width="448" height="336" /><br />
<span style="color:#ff0000;">Keempat oknum yang terlibat dalam pertemuan penuh konspirasi&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;">.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;">.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#339966;"><em>Ini adalah mirror-post dengan judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/04/04/inyiak-dan-kyai/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em></span><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1020/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1020/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1020&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/04/04/inyiak-dan-kyai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/04/inyiak-dan-kyai.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">inyiak dan kyai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>lobang kacamata</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/03/30/lobang-kacamata/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/03/30/lobang-kacamata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 11:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[curup]]></category>
		<category><![CDATA[duri]]></category>
		<category><![CDATA[lebong]]></category>
		<category><![CDATA[lobang kacamata]]></category>
		<category><![CDATA[tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[tambang minyak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=1017</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini (30 Maret 2010), aku berkesempatan pergi ke Kabupaten Lebong. Kabupaten yang beribukota Muara Aman ini berjarak sekitar 2 jam dari Curup, ibukota Kabupaten Rejang Lebong. Aku diajak rekan-rekanku di STAIN Curup untuk ikut dalam rombongan Tim Pemantau Independen Ujian Nasional SMP yang berlangsung sejak Senin, 29 Maret 2010 kemarin. Karena hari ini jadwal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1017&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hari ini (30 Maret 2010), aku berkesempatan pergi ke Kabupaten Lebong. Kabupaten yang beribukota Muara Aman ini berjarak sekitar 2 jam dari Curup, ibukota Kabupaten Rejang Lebong. Aku diajak rekan-rekanku di STAIN Curup untuk ikut dalam rombongan Tim Pemantau Independen Ujian Nasional SMP yang berlangsung sejak Senin, 29 Maret 2010 kemarin. Karena hari ini jadwal mengajarku agak sore, maka akupun bersedia ikut, mengingat aku belum pernah mengunjungi daerah tersebut, meski sudah hampir 10 tahun bekerja di Curup.</p>
<p style="text-align:justify;">Menyusuri jalan Curup-Lebong membutuhkan tenaga ekstra. Jalanan menuju Lebong ternyata sangat berliku. Semakin mendekat ke Lebong, udara semakin sejuk. Daerah tersebut terletak di perbukitan, sehingga wajar saja bila udaranya dingin. Sangat jarang jalan mendatar yang kutemui di sana. Pemandangan alam yang sangat eksotis di sepanjang jalan telah mampu membayar kelelahan perjalan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami berkeliling dari satu sekolah ke sekolah yang lain. Tidak ada yang istimewa kurasakan sejauh ini. Namun, begitu kami sampai di SMPN 04 Lebong Utara, mataku tertumpu pada sebuah pemandangan nan aduhai. Di samping sekolah tersebut terdapat sebuah bukit batu yang cukup tinggi. Bukit tersebut adalah bekas tambang emas yang sempat menjadi tambang favorit di zaman dahulu. Bahkan, konon emas yang nangkring di puncang Monumen Nasional (Monas) Jakarta berasal dari tambang ini.<span id="more-1017"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Yang menarik perhatianku adalah dua buah lobang besar di dinding bukit tersebut. Lobang itu adalah terbentuk sebagai akibat galian penambang di masa lalu. Mereka melobangi bukit itu sedikit demi sedikit untuk menemukan bebatuan yang bermuatan emas. Setelah muatan emas di bukit itu habis, para penambang itupun meninggalkannya dan menyisakan lobang-lobang di dinding bukit tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah dua dari lobang-lobang itu letaknya berdekatan. Karena bentuknya yang sedemikian rupa, maka penduduk setempat menamakannya dengan LOBANG KACAMATA. Lucu juga namanya ya&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1651" title="lobangkacamata02" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/03/lobangkacamata02.jpg" alt="lobangkacamata02" width="448" height="336" /><span style="color:#ff0000;">Lobang Kacamata, bekas kejayaan tambang emas di Kabupaten Lebong, Bengkulu</span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya kita dapat masuk ke dalam lobang (goa) tersebut. Hanya saja, karena waktu tak memungkinkan, aku belum sempat menaikinya. Semoga suatu saat aku bisa melihat lebih dalam lagi ke goa-goa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepanjang perjalanan pulang, aku tak berhenti memikirkan lobang tadi. Ada kondisi yang kontras di Lebong ini. Kata salah seorang sahabatku yang ikut dalam rombongan: &#8220;Lebong itu  ibarat pepatah, habis manis sepah dibuang&#8221;. Dahulu, Lebong sangat kaya karena tambang emasnya. Namun, sekarang andalan alamnya itu telah habis. Lebong sekarang nyaris terlupakan. Pembangunan sangat tidak banyak di daerah tersebut. Sungguh, miris sekali melihatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku terbayang dengan kota kelahiranku, Duri. Kota itu juga kota tambang. Andalannya adalah minyak bumi. Pertanyaan yang berputar-putar di otakku adalah: apakah Duri juga akan bernasib sama dengan Lebong suatu saat nanti? Ketika potensi alamnya telah habis disedot, akankah ia juga dilupakan&#8230;? Entahlah&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Informasi lebih lanjut tentang Lobang Kacamata, sila baca <a href="http://23tahun.blogspot.com/2009/02/lebong-daerah-mana-sih.html">di sini</a>, <a href="http://rejang-lebong.blogspot.com/2009/01/spectacle-rock-mountain-side-gold.html">di situ</a> dan <a href="http://www.tuntopos.com/rejang/wisata/potensi-pariwisata-kabupaten-lebong">di sana</a>.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ini adalah mirror-post dari judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/03/30/lobang-kacamata/" target="_blank">www.hardivizon.com</a><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/1017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/1017/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=1017&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/03/30/lobang-kacamata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/03/lobangkacamata02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lobangkacamata02</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hijau langit</title>
		<link>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/03/22/hijau-langit/</link>
		<comments>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/03/22/hijau-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 03:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vizon</dc:creator>
				<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[biru]]></category>
		<category><![CDATA[hijau]]></category>
		<category><![CDATA[minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[warna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surauinyiak.wordpress.com/?p=989</guid>
		<description><![CDATA[Taukah Anda, kalau di Minangkabau tidak ada yang berwarna biru? Coba saja sodorkan kepada para abege (baca: angkatan babe gue) sesuatu yang berwarna biru, pasti mereka akan katakan kalau itu bukan biru. Lantas, mereka bilang apa dong? Mereka akan bilang, itu warnanya hijau langit! Ya&#8230; sampai era 70-an, kosakata &#8220;biru&#8221; tidak dikenal di Minangkabau. Setidaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=989&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Taukah Anda, kalau di Minangkabau tidak ada yang berwarna biru? Coba saja sodorkan kepada para abege (<em>baca: angkatan babe gue</em>) sesuatu yang berwarna biru, pasti mereka akan katakan kalau itu bukan biru. Lantas, mereka bilang apa dong? Mereka akan bilang, itu warnanya hijau langit! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Ya&#8230; sampai era 70-an, kosakata &#8220;biru&#8221; tidak dikenal di Minangkabau. Setidaknya angkatan orangtuaku ke atas, memahami bahwa warna biru itu disebut dengan hijau langit. Kalau generasi 70-an ke atas, sudah menyebut biru dengan biru, tidak lagi hijau langit. Barangkali karena mereka sudah mendapatkan pembelajaran yang benar dari sekolahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya, aku sendiri masih terbawa-bawa dengan cara penuturan leluhurku itu. Hanyasaja, karena sudah banyak bergaul dengan berbagai etnis dan selalu berusaha menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, maka aku sudah bisa menyebutkan biru untuk biru.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka, setiap kali ditanya apa warna favorit, secara spontan akan kujawab: hijau langit dan hijau daun! (halah!) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-1635" title="hijau langit" src="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/03/hijau-langit.jpg" alt="hijau langit" width="448" height="336" /><br />
Warna kegemaranku; <span style="color:#0000ff;">hijau langit</span> dan <span style="color:#339966;">hijau daun</span>&#8230; <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">.</p>
<p style="text-align:left;">.</p>
<p style="text-align:left;">(<span style="color:#ff6600;"><em>tulisan ini asli iseng&#8230; gara-gara chatting dengan <a href="http://ria.choosen.net/2010/03/02/hutanku/">Ria</a> dan <a href="http://www.langittimur.com/siapa-di-balik-semua-ini">Arif</a>&#8230;</em></span> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p style="text-align:left;">.</p>
<p style="text-align:left;">.</p>
<p style="text-align:left;"><em>Ini adalah mirrof-post dari judul yang sama pada blog: <a href="http://hardivizon.com/2010/03/22/hijau-langit/" target="_blank">www.hardivizon.com</a></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surauinyiak.wordpress.com/989/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surauinyiak.wordpress.com/989/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surauinyiak.wordpress.com&amp;blog=822327&amp;post=989&amp;subd=surauinyiak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surauinyiak.wordpress.com/2010/03/22/hijau-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/119b5f7b1601f6d3e91649534c56a2a3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">vizon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hardivizon.com/wp-content/uploads/2010/03/hijau-langit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hijau langit</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
