Nama: doa, kepribadian dan kebangsaan

Sebuah permintaan nama bagi keponakan baru dari seorang anggota milis membuatku tersadarkan. Ternyata, kesadaran akan makna sebuah nama belakangan ini semakin baik. Sehingga bermunculanlah nama-nama dengan makna yang sangat dalam sekaligus doa bagi kepribadian sang anak.

Aku sendiri, dalam beberapa bulan belakangan, juga mendapat kehormatan memberi nama bagi keponakan-keponakan baruku. Sudah 4 nama yg kuberikan buat mereka yang entah kenapa, kelahirannya nyaris berdekatan. Nama-nama yang kuberikan itu adalah: Dania Munisa, Vedya Jelila, Jalil Mumtaz dan Hadid Zaky. Rencananya, ada satu lagi yang bakal lahir di awal November nanti, lagi-lagi aku sudah diminta untuk mencarikan nama.

Tiba-tiba melintas dipikiranku sebuah pertanyaan; kenapa semua nama yang kuberikan itu berbahasa asing? Dan ternyata lagi, kebanyakan nama yang dipakai oleh orang Indonesia, juga berbahasa asing (Arab, Inggris, Persia, Ibrani, dsb). Kenapa sedikit sekali yang menggunakan nama bercirikan Indonesia? Apakah karena dianggap kurang mewakili kemodernan? (baca: kampungan).

Kalau diperhatikan, beberapa negara memiliki nama yang sangat khas. Sebut saja China, India, Arab dan negara-negara Barat lainnya. Dari nama mereka, kita sudah dapat dengan mudah mengetahui dari etnis atau negara mana si empunya nama berasal.

Memang ada beberapa daerah atau etnis di Indonesia yang memiliki ciri khas kedaerahannya. Sebut saja Bali dengan nama-nama seperti Wayan, Made, dsb, atau Sunda dengan nama-nama seperti Asep, Lilis, dsb. Tapi, bagi banyak daerah dan etnis, nama-nama asli mereka sudah tergantikan dengan nama-nama berbahasa asing.

Dari sebuah nama memang terkandung sebuah pengharapan atau doa agar si empunya nama dapat berkepribadian seperti namanya. Hanya saja, apakah untuk sekedar dikatakan sebagai orang modern harus menggunakan nama berbahasa Inggris, atau biar dikatakan agamis menggunakan nama-nama dari kitab suci? Toh, intinya sama saja yaitu “nama yang bermakna”. Sebagai contoh, PUTIELOK dengan KHAIRUNNISA, apa bedanya?

Terlepas dari itu semua, yang pasti mulai saat ini aku berniat bila ada yang meminta diberikan nama, bakal aku beri dengan nama-nama bercirikan keindonesiaan.

Pertanyaanku: apa saja nama-nama yang khas Indonesia? Bantuin ya…🙂

6 thoughts on “Nama: doa, kepribadian dan kebangsaan

  1. Baca posting ini, langsung teringat dengan nama anaknya Melly ‘Potret’: Anakku Lelaki Hoed.

    Unik, ya?

    Soal nama-nama khas Indonesia…
    Karena Indonesia terdiri dari beragam suku.
    Yang Batak.. jelas keliatan dari marganya… Hutabarat, Siregar, Simatupang…
    Yang Jawa… biasanya Subroto… Sutejo… Purwono (hihi)… pokoknya ‘O’
    Yang Sunda… laen lagi
    Betawi? aah… beda lagi.

    Kalau Indonesia asli… ndak tau lah…

    Yang jelas…
    Nama saya, nggak kebarat-baratan meskipun dari dulu pingin sekali ganti jadi Michelle (yang akhirnya ditentang karena saya terlalu bulet, pesek, dan Njawani buat nama itu! hihi)
    _____________________

    mau diganti jadi michelle larasati ya la…? hehehe….
    meski wajahnya rada bule, gak ada salahnya to pakai nama subroto?
    di tv ada tuh seorang bule australi yg merubah nama dg wahyu, dan ada banyak juga selebriti dg wajah yg sangat melayu merubah nama menjadi richard, halah…🙂

  2. susah juga cari nama indonesia, yang bisa itu nama minang, nama sunda, nama madura, nama batak, nama jawa. de el el
    ____________________

    barangkali nama2 dari daerah itu bisa kita kategorikan nama indonesia kali ya…
    ada juga yg dari bahasa indonesia, seperti budi, citra, mulia, dll
    kalau wempi itu bahasa apa ya…🙂

  3. HHmmm …
    Betul sekali Uda …
    Terus terang saja pengalaman pribadi … melihat nama-nama orang disekitar kami … entah keluarga atau kenalan semua berbau Barat …

    Aku waktu memberi nama anak-anak ku … justru di Jawa-jawain … ini malah justru jadi Eksklusive sekarang … karena udah jarang orang memberi nama anaknya dengan nama Indonesiawi .. hehehe …

    Tapi yang jelas … Nama adalah Doa sang orang tua …
    aku percaya itu …

    Salam saya Uda …
    _____________________

    kalau nama anak saya semuanya berbahasa arab, gak nyesel sih… hehe…
    tp, sekarang saya bertekad (cie, cie…) kalau ada yg minta dicarikan nama, unsur bahasa indonesianya bakal saya dahulukan…🙂

  4. nan jaleh marshmallow tu indak indonesia tu doh, da.

    nama indonesia memang cenderung kedaerahan karena pengaruh bahasa dan budaya daerah kental sekali.

    yang daerah sendiri sudah sedikit banyak terpengaruh pula oleh bahasa asing, seperti nama orang minang (yang sempat dipengaruhi oleh nama asing saat zaman pemberontakan PRRI dulu untuk menghindari kecurigaan sebagai pemberontak), batak, dan manado.

    jadi yang bagaimana yang benar-benar indonesia ya?
    mungkin sejauh yang perempuan ditambahkan putri atau yang lelaki ditambahkan putra kali?
    ______________________

    marshmallow memang bukan nama indonesia, tapi kalau hemma yulfi gimana?🙂
    yg pasti, marshmallow adalah makanan kesukaan kami sekeluarga, terutama di bulan puasa kemarin, huahaha…

    agaknya nama saya yg rada asing ini (Hardi Vizon), merupakan pengaruh dari pemberontakan PRRI dulu ya? kalau gitu saya gak jadi menyalahkan Inyiak saya yang memberi nama ini, kan ada latarbelakang sejarahnya…🙂

  5. Kalau saya mah terpaksa terima nama saya apa adanya krn memang tidak punya suku sih.

    untuk anak-anak malah saya rela memberikan nama Jepang saja tanpa nama Indonesia.

    Yang lucu orang Indonesia (pasangan asli Indonesia) yang tinggal di sini berlomba memberikan nama Jepang pada anak-anaknya.

    Bahkan ada teman saya yang benci Jepang (meskipun tinggal di Jepang) tapi memberikan nama anaknya Akira.

    Kalau saya pribadi suka dengan bahasa Sansekerta.
    ______________________

    kalau mbak pilih nama jepang, itu sih wajar, karena ada korelasinya,
    yg parah adalah orang asli indonesia, tapi namanya michelle, hehe…🙂

  6. Pingback: sabar dan ikhlas « Asisrasyid’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s