ketamuan

Awal tahun 2009 ini aku diberikan keberkahan yang luar biasa, yakni kedatangan tamu yang lumayan sering. Ada yang memang kebetulan liburan ke Jogja, kemudian menemuiku dan ada juga yang memang sengaja bertemu denganku.

Yang spesial adalah rombongan teman sejawatku dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup Bengkulu. Mereka mengadakan studi tour ke Solo dan Jogja. Karena aku ada di Jogja, maka aku diminta untuk mengatur segala kebutuhan mereka selama di Jogja; penginapan, makan, city tour, dan yang terpenting urusan ke lembaga-lembaga yang akan mereka kunjungi. Seru sekali. Jumlah mereka 63 orang. Kehadiran mereka cukup memberikan kebahagiaan tersendiri bagiku. Setidaknya, mereka tahu kalau “amanah” tugas belajarku sedang aku jalankan dengan baik.

Yang paling istimewa adalah kehadiran kedua orangtuaku. Kerinduaku kepada mereka memang luar biasa besarnya. Tapi, keadaan membuatku tidak bisa sering-sering pulang kampung. Terakhir aku pulang 2 tahun yang lalu. Itupun aku pulang sendiri, tanpa membawa cucu-cucu mereka. Sebetulnya aku sedikit kecewa, karena sesungguhnya yang mereka rindui itu cucu-cucunya bukan aku..! Oh nasib… πŸ˜€

Memuliakan tamu merupakan ciri khas budaya timur yang kita miliki. Bahkan dalam Islam, tingkat keimanan seseorang dapat dilihat dari cara dia menghormati dan memuliakan tamunya. Rasulullah bersabda : β€œBarang siapa iman kepada Allah dan hari akihirat, maka hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat maka hendaklah ia menghormati tamunya.” ( HR. Asy-Syaukhani / Bukhari-Muslim).

Ini merupakan dua aplikasi wujud kebenaran iman yang benar, dengan kata lain bahwa setiap seorang mukmin punya tanggung jawab untuk: pertama, bersikap dan berperilaku baik terhadap tetangga, sikap saling menghormati menimbulkan pergaulan yang sehat dan kehidupan yang tentram, sebaliknya berbuat atau berperangai buruk terhadap tetangga akan memperburuk pula terhadap pergaulan di masyarakat; kedua, menghormati dan memuliakan tamu, siapa pun orangnya, akan memperlihatkan bagaimana kepribadian sang tuan rumah; sebaik dia memperlakukan tamunya, sebaik itu pulalah kepribadiannya.

Nah, di bulan Maret 2009 nanti, tepatnya tanggal 7 sampai 9, aku bakal kedatangan tamu istimewa lagi. Mereka adalah orang-orang yang selalu dekat di monitor tapi jauh di mata… Ketika onechan Imelda mengontakku via email dan mengatakan akan kopi darat di Jogja, aku bahagianya luar biasa. Wah, bakal kedatangan tamu istimewa nih. Bertambah istimewa karena bakal ada beberapa selebriti jagat maya yang juga ikuta, di antaranya Jeunglala. Aku ingin membuktikan pujian bro Hery Azwan, kalau bacot Lala sama dahsyatnya dengan tulisannya, hehe…

“Bermain bersama bocah Kweni” adalah salah satu kegiatan yang akan aku gelar buat menyambut kehadiran tamu-tamu istimewa ini. Bocah Kweni adalah “anak-anakku” yang pernah kuceritakan dalam postingan “yatimkah dia?“.Β  Mereka sedang kupersiapkan untuk memberikan surprise bagi tamu-tamu istimewa ini…

Detail tentang acara ini dapat dilihat di sini [click me!].

Aku berharap acara ini dapat dihadiri oleh sahabat-sahabat semua, terutama Bunda Dyah. Semoga Bu Tuti bisa merayu beliau, hehe… Buat sahabat yang mau ikutan, terutama yang di Jogja, silahkan beritahu di kotak komentar ya…

Duh… udah gak sabar menunggu Maret nih… πŸ˜€

Advertisements

19 thoughts on “ketamuan

  1. Udaa… katanya orang Jepang gini
    “Yoroshiku Onegaishimasu!”
    artinya
    mohon bantuan, bimbingan, dan kerja sama…..
    Terima kasih loh udah mau direpot-repoti heheheh

    EM
    ____________________

    nechan… katanya orang arab gini:
    “ahlan wa sahlan”
    artinya:
    jadilah keluarga kami dan nyamankan diri anda
    terima kasih sudah mau “menengok” kami, hehe…

    VZ

  2. Aduh…
    Jadi ini ajang pembuktian seberapa dahsyat-nya bacot seorang Lala ya, Uda… wakakaka… dasar… dasaaarrrrr….. πŸ˜€

    Ga sekedar bacot, Uda… nyanyi! Ngelawak! Ludrukan! Semuanya deh! wekeke..

    Ah, senangnya yaa..
    Pertama: aku senang karena orang tua Uda datang ke Jogja setelah dua tahun nggak ketemu… Well, bilang kangen sama cucu kan alasan doang, Uda… Aslinya kangen tuh! Coba, deh… tanya aja… πŸ™‚

    Kedua: aku juga senang akhirnya bisa ‘put face in a name’. Bisa ketemuan dengan orang-orang yang tadinya hanya berinteraksi lewat huruf-huruf di monitor. Sudah nggak nggak sabar, Uda.. beneran!!!

    InsyaAllah kita bisa ketemu dalam kondisi sehat semuanya, yaa…
    Salam buat semua teman-teman yang ada di Jogja…
    ____________________

    La… ortu saya memang sudah 2 tahun tidak ketemu saya, tapi sama cucunya sudah 4 tahun, terutama si bungsu yang lahir di jogja, beliau baru melihatnya kali ini, hiks…

    semoga kita dianugerahi kesehatan oleh Tuhan untuk bisa bertemu maret yg akan datang, karena ternyata tidak hanya bacot lala yg bakal aku buktikan, tapi juga “keselebritiannya”, huahaha… πŸ˜€

  3. Wah, senangnya ketamuan, bro.
    Aku berharap bisa main juga ke Yogya. Mudah2an ada rejeki dan waktu yang kosong. Soalnya, saat ini perusahaanku sedang konsolidasi nih, sehubungan kebijakan pemerintah yang tidak ramah kepada penerbit.
    Doain ya bro…
    ____________________

    aku juga sangat berharap “the assunaros” bisa main ke jogja semua, mau kenal lebih dekat dg kelompok si berat hebat yg sudah ngetop banget di jagat maya ini, hehe…

    bro, aku turut prihatin dg kondisi penerbitan ente. kemarin aku juga bercerita dg salah seorang teman penerbit di jogja, hampir sama keluhannya dg yg ente bilang itu… yah, semoga saja pemerintah kita yg akan datang jauh lebih “membuku” (istilah apaan lagi tu ya…)

  4. Weis … Uda Vizon siap menyambut tamu rupanya …
    Pesenku …
    Yang Sabar ya Uda ….

    HUahahaha …

    But seriusly …
    Mereka orang-orang yang baik Uda … so aku titip tolong jagain mereka yah …
    (lha ? emang paket di titipin …)

    Eniwei … Sukses to you all …

    En maap asunaro numpang pose dulu …
    Cheers …
    Bisa berurutan begene … (udah jarang soale …)(hehehe)
    _____________________

    sebetulnya aku “keberatan” dititipin mereka (soale mereka kan pada berat semua, huahaha….)
    semoga bapak juga punya keluangan untuk bisa hadir di jogja ya… πŸ™‚

  5. Itu tadi komentar yg serius.

    Jadi inget lagu yg sering dinyanyikan anak2 sekarang (nggak tahu tuh yg nyanyi siapa):

    Oo … Oo … kamu ketamuan …
    _____________________

    hehe… gaul juga nih bapak… πŸ™‚
    thanks atas doanya pak,
    semoga suatu saat kita bisa ketemu juga di bandung ya pak… πŸ™‚

  6. Curup, jadi ingat cintaku yang gak kesampaian, πŸ˜€
    ___________________

    ehm… wempi curhat neh… πŸ™‚
    eh, yg mana tuh yg gak kesampaian, biar saya bantu menyampaikannya, hehehe…

  7. pak Oemar bakri betul..Oo.Oo,,kamu ketamuan…kalau Bunda..Oo…Oo…aku ketuaan..he..he.
    Btw..Uda…sementara sudah dijadualkan oleh sekretaris saya,moga moga tidak bersamaan dengan Acara ini itu…yang bunda sendiri sering sering tidak suka…rutin dan seremonial..
    Tolong ,mungkin agenda acara bisa di email ke Bunda ya..tq
    ____________________

    bunda gak “ketuaan” kok, tapi “kematangan” (gosong dong, hehe…)
    saya doakan agar bunda tidak ada acara di hari itu (hehe… jadi ingat “doa yg mengancam“)

    insya Allah nanti kalau sudah fix semuanya, saya kirimkan ke email bunda… πŸ™‚

  8. selamat menyambut tamu istimewa uda. mudah-mudahan siap menangkis segala “bacot” sang tamu. gunakan silek tuo-nyo yo….
    ____________________

    dari kini ambo alah latihan silek tiok hari, tarutamo silek lidah, hehe…
    mudah2an suatu saat awak pun bisa basobok yo pak zul… πŸ™‚

  9. banyak tamu banyak rezeki, da vizon.
    apalagi kalau tamu dimuliakan dan merasa bahagia selama kunjungannya.
    deeuuu… yang nunggu-nunggu mau ketemuan…
    kebayang deh nggak sabarnya.
    *mupeng*
    ____________________

    maka, bila ingin banyak rezeki, undanglah banyak tamu ke rumah, gitu uni? hehe… πŸ™‚
    kira2 kapan ya saya bisa ketemu muka sama bu dokter yg novelis ini… (mupengjuga.com)

  10. hmm..daku yang di Jakarta saja.. 23 Feb itu..
    Salam kenal uda.. (ambo urang awak darah jogja) :mrgreen:
    ____________________

    salam kenal juga mbakpuak (mbak gapuak?, hehe…)
    alangkah lebih bagus lagi kalau hadir juga ke jogja… πŸ™‚

  11. Kalo banyak orang yang bertamu ke kita, berarti masih banyak orang yang peduli dan sayang ma kita ya da, Berarti silahturahmi akan jalan terus, dan kunjungan dari tamu akan menjadi ladang pahala bagi kita kalo kita melayani tamu dengan baik..

    Kalo begitu, kalo awa ke jogja awa juga pengen bertamu ke rumah uda boleh kan???
    ____________________

    siap son… bilo ka jogja? ambo tunggu… πŸ™‚

  12. Aku terkesima dengan kalimat ini:

    Aku ingin membuktikan pujian bro Hery Azwan, kalau bacot Lala sama dahsyatnya dengan tulisannya, hehe…

    Tentu saja pada kata bacot-nya. Hahaha! Ada-ada saja Uda ini πŸ˜€

  13. Uda, insya Allah saya akan gabung. Ohya, tanggal 7 malam Bu Dyah berkenan mengundang kita, lalu tanggal 8 malam saya memberanikan diri mengundang ke Balai Melayu. Semoga Uda bisa hadir ya …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s