afif

Aku bersorak kegirangan, hampir tidak percaya apa yang kudengar dari mulut sahabatku; aku dapat beasiswa! Segera ku beritahu berita gembira itu kepada istriku. Kami sujud syukur bersama. “Alhamdulillah, ini rezeki anak kita“, ucapnya.

Meski kejadian itu sudah 13 tahun, tapi sampai saat ini masih tersimpan dengan jelas di otakku. Kejadian itu mengawali babak baru dalam hidupku. Kejadian itu semakin mengokohkan keyakinanku kepada firman-Nya: “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, akan Dia berikan jalan keluar atas semua persoalannya, dan akan Dia berikan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka“.

afifkecil1Ketika itu, kami sedang menunggu kelahiran putra pertama. Penghasilanku dari mengajar Bahasa Arab di sebuah lembaga kursus dan guru di sebuah pesantren di Padang ternyata tidak cukup banyak untuk bisa disisihkan guna persiapan biaya persalinan. Tekadku untuk menikah meski belum tamat kuliah, membuatku terlalu “sombong” untuk sekedar mengeluh kepada keluarga besarku. “Aku harus buktikan kalau aku mampu!“, kalimat itu selalu aku ucapkan dalam diri sebagai motivasi.

Segala usahapun aku jalani, berbagai jenis pekerjaan aku lakoni, dan yang terpenting, aku selalu imbangi dengan memanjatkan doa yang tidak pernah putus kepada Sang Pemilik Hidup, Allah swt. Sampai akhirnya, 4 hari menjelang kelahiran anak pertamaku, aku mendapatkan informasi yang menggetarkan itu; aku dapat beasiswa!

Keesokan paginya, aku langkahkan kaki ke kampusku di bilangan Lubuk Lintah, kota Padang. Dengan penuh keyakinan, ku masuki gedung pusat administrasi dan berkumpul dengan mahasiswa lain yang juga mendapatkan kebahagiaan yang sama denganku. Namun, meski sama bahagia, aku yakin sekali kadar kebahagiaan kami masing-masing berbeda. Hanya, satu kebanggaan kami adalah, beasiswa tersebut adalah beasiswa prestasi, bukan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu. Ah, sebuah kalimat yang aku tidak pernah suka!

Sepulang dari kampus, dengan mengantongi uang sebesar Rp. 550.000, aku menemukan istriku sudah bersiap-siap dengan tas besar di ruang tamu, dengan ditemani oleh ibu mertuaku. Aku terkesiap, ada apa gerangan? Oh, ternyata istriku sudah mengalami pecah ketuban, dan itu artinya sudah waktunya anak kami muncul kepermukaan bumi ini. Tanpa menunggu lebih lama lagi, kami pun segera menuju rumah bidan. Aku sedikit nervous. Jantungku berdegub kencang. Inilah saat yang telah lama kami tunggu-tunggu!

Ternyata, ketegangan ini harus aku rasakan selama 2 hari, sampai akhirnya anakku benar-benar punya ruang yang cukup untuk bisa keluar dari rahim ibundanya. Ketika saat itu tiba, tidak bisa ku bayangkan betapa tegangnya perasaanku. Aku tidak diizinkan istri untuk berada di ruang bersalin, dia khawatir konsentrasinya akan buyar begitu melihat ekspresi gusar di wajahku. Dan aku putuskan untuk salat dan berdoa di mushalla yang letaknya tidak jauh dari ruang bersalin.

afifkecil2Dengan perjuangan yang luar biasa, akhirnya putra pertama kami lahir! Alhamdulillah! sujud syukur langsung ku lakukan. Sempat terbersit kekhawatiran ketika istriku mengalami sedikit kesusahan dalam proses itu dikarenakan kelainan jantung yang dibawanya sejak lahir.

Sabtu, 16 Maret 1996, sebelum Ashar, putraku Muhammad Afif Ardhi, lahir ke muka bumi. Tak terkirakan bahagianya diriku. Pupus sudah segala gundah demi melihat bulat pipinya. Aku benar-benar sudah jadi ayah!

Beberapa hari di rumah bidan, kami pun pulang. Dan ternyata, biaya persalinan tidak lebih dari separuh beasiswa yang kuterima. Berarti masih ada sisa uang untuk keperluan lainnya. Alhamdulillah, tak henti-hentinya aku berucap syukur atas semuanya.

Tak terasa, waktu begitu cepat berlalu. Kejadian luar biasa itu sudah 13 tahun. Sekarang Afif sudah menjadi seorang remaja dengan berbagai problem remajanya. Dia sudah punya dunianya sendiri. Dia sudah malu dicium keningnya oleh kami. Dia yang sudah suka baca novel. Dia yang sudah ditaksir cewek di sekolahnya. Ah… semua berjalan dengan cepat, dan aku hampir tidak percaya.

afif1

Aku bersyukur sudah dikarunia rahmat terbesar ini dalam hidupku. Akan ku usahakan dengan segala daya untuk tetap menjaga amanah tersebut.

Terima kasih ya Allah…

Selamat Ulang Tahun Afif…

Advertisements

18 thoughts on “afif

  1. selamat ulang tahun Afif.
    semoga Gusti Allah selalu memberimu yang terbaik.

    mungkin untuk hari ini, dia nggak malu untuk dicium, Uda. πŸ™‚
    ____________________

    makasih om goen…
    ternyata hari ini dia mau dicium, meski malu-malu, hehehe… πŸ™‚

  2. hmmm mustinya waktu itu tante coba cium Afif ya hihihi
    pasti dihajar aku sama bapaknya.
    wong bapaknya aja ngga cipika cipiki kok hihihi

    Selamat ulang tahun Afif,
    semoga menjadi anak dan kakak yang baik dan bisa membantu orang tua di kemudian hari.

    (Hati-hati kalau ada cewek yang deketin loh… punya cewek butuh biaya! hahaha)

    Selamat juga untuk Uda dan Uni yang telah berhasil membesarkan Afif sampai usia ini. Perjuangan memang belum selesai, tapi saya yakin anak-anak Uda dan uni akan menjadi anak yang baik dan berbakti.

    EM
    ____________________

    terima kasih tante imel…
    kado yg kemarin itu spesial banget, afif benar2 suka
    mudah2an cita2 belajar ke jepang kesampaian ya, amin….

  3. Wah Uda, ceritanya inspiratif… Selamat ultah buat Afif, smoga jadi anak sholeh. Btw, nama anak kita rada mitip ya. Anakku namanya Muhammad Alif Diandra, baru 16 bulan..hehehe…
    ____________________

    terima kasih son…
    bersyukurlah, karena kita diberi kepercayaan generasi oleh Tuhan… πŸ™‚

  4. Met ultah, Afif. Dulu ngajar di Hamka? Sekarang di Curup ya..
    ___________________

    thanks son…
    benar, salah satunya saya ngajar di situ dulu.
    tetapnya saya memang ngajar di STAIN Curup,
    tapi sekarang, buat sementara saya ada di Jogja… πŸ™‚

  5. Selamat ulang tahun. Kapan ke Gontor?
    ____________________

    sebetulnya tamat sd kemarin saya tawarkan buat ke gontor, tapi afif belum mau. mudah2an nanti tamat smp dia mau belajar di sana, kalau tidak mau juga, ya sudah… ga perlu dipaksa tho? you know the impact!

  6. Selamat Ulang Tahun ya, dek Afif..
    Semoga sehat selalu, penuh berkah, dan jangan lupa bersyukur karena mempunyai orang tua yang bisa diteladani.
    ____________________

    terima kasih tante puak… πŸ™‚

  7. @ Afif …
    Kamu harus membaca … apa yang Abi kamu tulis ini …
    Abi kamu sayang sekali sama kamu …
    SO … buat dia Bangga ya …
    I know you can …

    Selamat Ulang Tahun …

    @ Uda Vizon …
    Cerita yang menyentuh Uda …
    Saya terharu sekali

    Salam saya
    NH18
    ___________________

    afif to pakde nh:
    terima kasih pak de…
    mohon doanya agar afif bisa menjadi manusia bermanfaat

    vizon to pak nh:
    terima kasih pak…
    semoga cerita saya itu ada manfaatnya

    salam kami

  8. Terharu sekali membaca posting ini,
    amanah dan anugerah terindah yang dikaruniakan untuk seorang ayah..
    pasti Afif ini benar-benar jadi permata hati Uda Vizon & mbak Icha… rasanya ikut senang dan bangga melihatnya tumbuh besar..

    Selamat ulang tahun buat Afif, semoga jadi anak yang taat pada orang tua dan Tuhan, sehat dan pintar.

    (psst… Afif ulang tahunnya kok selisih sehari sama saya ya.. hehe)
    ____________________

    terima kasih mbak tanti…
    oya, selamat ulangtahun juga ya… πŸ™‚

  9. wah kebernian untuk menjadi bapak itu mengalir dengan kuat dan kecerdasan itu juga mengalir di nadi afif
    Selamat ulang tahun untuk afif
    semangat belajar dan tambah rajin
    Berikan lah yang terbaik untuk kedua orang tua yang melahirkan
    salam
    ____________________

    terima kasih mas tho…
    semoga kita semua dapat menjadi manusia yg senantiasa bersyukur dg menjaga segala amanah yang Tuhan berikan… πŸ™‚

  10. Selamat Ulang tahun Afif, betapa bahagia nya pak Vizon ketika mendapat beasiswa ditambah anak yang dinanti lahir juga.

    :mrgreen:
    ____________________

    terima kasih Cat…
    saya lebih kepada bersyukur daripada bahagia, karena Tuhan datang pada saat yg tepat… πŸ™‚

  11. Komen ini bukan untuk ayahnya Afif, melainkan untuk Afif sendiri:

    Fif, bacalah tulisan Ayahmu ini. Betapa kedua orangtuamu rela melakukan apa saja demi dirimu. Berbahagialah memiliki orangtua seperti mereka. Karena merekalah engkau menjadi seperti sekarang ini.

    Tersenyumlah, Fif. Tapi 13 barulah sebuah permulaan.

  12. Komen ini bukan untuk Afif, melainkan untuk ayahnya:

    Hai, Da! Apa kabar? Hehe.
    ____________________

    kabar baik dan…
    tumben nih ngasi komen bertubi2, hehehe… πŸ™‚
    eniwei, thanks atas supportnya
    insya Allah afif juga bangga mengetahui kalau ayahnya punya sahabat2 luar biasa, seperti om DM πŸ™‚

  13. Hebat ente bro. Udah berani menikah saat kuliah. Kalau gue pas kuliah ngapain aja ya?

    Buat Afif, belajar yang rajin biar bisa indekos di Jepang? Lho????
    ____________________

    menikah di saat kuliah??? hehehe…. tungguin ceritanya pada ulangtahun pernikahanku ya… πŸ™‚

    afif:
    terima kasih om hery… ntar tolong anterin aku ke jepang ya, halah!

  14. *baca komentar om trainer dan DM*

    komentar ini buat mbak icha aja deh:

    mbak, selamat telah melahirkan dan membesarkan seorang putra yang tampan dan sehat. betapa 13 tahun waktu serasa terbang saat kau menyadari putra yang mungil melingkar di dalam pelukanmu dan menyusu dari dirimu dulu telah berubah menjadi seorang remaja dengan kemandiriannya. berbahagialah, mbak.

    buat da vizon:
    sampaikan komentar saya kepada mbak icha ya, da?
    ____________________

    uni dokter…
    pesan dari istriku; jangan panggil dia mbak, soalnya dia kan orang payokumbuah, hehehe….

    terima kasih uni, kalimatnya indah bana…
    saya juga bahagia telah dikarunia sahabat2 blogger yg luar biasa hebatnya… πŸ™‚

    buat afif:
    ingatkan ayah buat menyampaikan komentar ini ke ibu ya, fif?

  15. Untuk Afif :
    Afif…selamat Hari Lahir πŸ˜€
    Maaf ya temen ayahnya yg satu telat ngucapinnya…hehehehe

    semoga menjadi anak yg sholeh dan berbakti untuk kedua orang tua…dan sukses untuk sekolahnya…jadi yg terbaik oke πŸ˜‰

    Untuk Ayahnya Afif :
    Uda…hebat! aku salut sma uda, gak banyak orang yang berani ngambil keputusan menikah dan mandiri πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s