macho colour ijo

Tulisan ini seharusnya kupersembahkan untuk memenuhi undangan Pakde Cholik untuk memasak dalam rangka hari ibu. Tapi, karena tidak memperhatikan waktu berakhirnya undangan itu, akupun terlambat 30 menit. Begitu akan menkopi linknya Pakde, ternyata sudah ditutup dan dijaga ketat oleh para serdadu yang aduhai. Demi menjaga persatuan dan kesatuan dunia perblogan (halah!), akupun tidak hendak merayu Pakde apalagi berkolusi agar tetap dapat diikutkan, hehehe… 😀

Ya sudah, daripada sia-sia, lebih baik pengalamanku memasak satu hari ini, kubagi kepada teman-teman semua. Siapa tahu ada yang khilaf memintaku untuk menjadi chef di hotel berbintang, hahaha…. 😀

Memasak sebetulnya bukanlah masalah yang asing bagiku. Terlahir dalam keluarga yang mayoritas laki-laki, ditambah lagi orangtua kami yang memiliki rumah makan, maka urusan ke dapur bagi anak laki-laki sudah menjadi biasa dan sama sekali tidak tabu dalam keluarga kami. Namun, sejak berumahtangga, kegiatan ke dapur itu jarang ku lakukan. Maklum, sudah ada yang memasakkan untukku, hehehe…

Agar kegiatan memasak kali ini terasa lebih mantap, maka aku lakukan seluruhnya sendiri, sejak dari membeli bahannya di pasar sampai membereskan kotoran yang kutinggalkan di dapur sehabis memasak.

pasar niten3Aku berbelanja di pasar Niten. Pasar ini terletak tidak jauh dari rumahku, yaitu di Kweni, jl. Bantul Km. 6, utara jembatan Winongo. Pasar ini adalah pasar baru yang merupakan pindahan dari pasar Niten lama yang terletak di dusun Karang, Jl. Bantul Km. 10. Pasar Niten Lama tersebut luluh lantak karena gempa Jogja 27 Mei 2006 silam. Pasar Niten Baru ini merupakan pasar tradisional dengan konsep modern. Lihat saja arsitekturnya, terlihat modern bukan? Kesan kotor dari pasar tradisional, tidak terlihat di sini. Semua tertata apik dan bersih. Meski belum selesai dibangun seluruhnya, namun pasar ini sudah mulai beroperasi sejak 24 Desember 2008 lalu.

Karena persyaratannya harus ada tempe, tahu, telor dan sayur, maka keempat bahan itu menjadi sasaran utamaku. Asyik juga ternyata belanja di sini. Senyum ramah dan sapaan khas orang kampung terasa menyejukkan jiwa.

vizon-masak-01vizon-masak-02vizon-masak-03vizon-masak-04
Pasar Niten dengan nuansa yang sudah modern, tapi tetap menyisakan keramahan khas pasar tradisional

Selesai belanja, proses mengolah bahanpun dimulai. Masakan yang akan kubuat kuberi judul “D’FUYUH HAI MACHO COLOUR IJO”. Apaan tuh maksudnya?

Maco adalah sebutan bagi ikan kering/asin dalam bahasa Minang. Karena masakan ini harus ada unsur telur, maka kupilih telur puyuh. Untuk menambah rasa, akupun menambahkan ikan asin (maco) jabal roti yang kubeli di Carita tempo hari. Agar terasa greget dan menggigit, cabe yang kupilih adalah cabe hijau. Dijamin bila memakan ini, bakal merasakan sensasi pedas yang aduhai… 😀

Berikut bahan-bahannya:

2 lembar tempe, dipotong dadu
3 buah tahu, dipotong dadu
10 biji telur puyuh, rebus
100 gram ikan asin jabal roti (maco)
100 gram buncis potong kecil-kecil
100 gram cabe hijau
2 suing bawang merah
1 siung awang putih
½ biji jeruk nipis
Garam secukupnya

vizon-masak-05vizon-masak-06vizon-masak-07vizon-masak-08
Meskipun di sini ada senjata tajam, tapi yakinlah ini bukan aksi kekerasan… 😀

Cara membuatnya cukup mudah:

Goreng tahu, tempe, maco dan telur. Tumis buncis. Giling cabe beserta bawang, jeruk nipis dan garam, kemudian tumis. Setelah matang, campur semua bahan-bahan tadi dengan cabe. Siap dinikmati dengan nasi hangat.

vizon-masak-09vizon-masak-10vizon-masak-11vizon-masak-12
Suwer takewer-kewer, tanganku panas sekali setelah mengolah cabe hijau itu… 😀

Mau mencoba? Silahkan… Soal rasa? Hmmm…. buktikan sendiri sajalah 😀 Bila terjadi persoalan dengan perut anda, salahkan cabenya, hahaha…

Dan… inilah si macho colour ijo itu… 😉

vizon-masak-13

Sekian dulu demo masak kali ini, semoga berkenan…. (Rudy Choiruddin mode: ON) 😉

.

.

Ini adalah mirror-post dengan judul yang sama pada: www.hardivizon.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s