jamur & zupa

Akhir pekan kemarin, aku menikmati dua sajian yang sangat khas. Yang pertama makanan dengan berbahan dasar jamur, dan yang kedua zupa soup, masakan ala Eropa. Bersama beberapa orang sahabat, akupun menghabiskan liburan kemarin dengan memberi sedikit kenikmatan bagi lambung… here is the story:

Makanan pertama adalah serba jamur. Kami menikmatinya di sebuah resto tradisional bernama Jejamuran di daerah Pandowoharjo, Sleman, Jogjakarta. Jejamuran resto adalah sebuah rumah makan dengan keunggulan penggunaan bahan baku utama jamur yang dipadukan dengan menu tradisional. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan, jamur juga telah terbukti menaikkan system kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemak dalam tubuh, menghambat pertumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba.

Menu yang disajikan sungguh banyak dan sangat menggiurkan. Tongseng, rendang, sate, tomyum, asam manis, lumpia, tumis saos tiram dan pepes yang kesemuanya terbuat dari jamur. Menurut ahli gizi, jamur termasuk dalam jenis sayuran yang mengandung sedikit sekali protein dan hidrat arang, seperti halnya kangkung, ketimun, kool, kembang kool, tauge, sawi. Karena kandungan kalorinya rendah, jamur boleh dimakan sekehendak atau bebas tanpa memperhitungkan banyaknya. Oleh karena itu, kamipun memesan semua menu yang disuguhkan tersebut, hahaha… 😀

jejamuran n zupajejamuran n zupa (2)jejamuran n zupa (3)
Asam manis jamur, rendang jamur dan sate jamur. Untuk makanan ini hanya ada dua kalimat: enak dan enak banget (Broneo mode : ON) 😀

Setelah puas makan, kamipun berkeliling “kebun jamur” yang terletak di bagian belakang resto tersebut. Ada banyak varian jamur yang dibudidayakan. Melihat keelokan bentuknya, sepertinya pantas untuk ditanam di rumah. Di samping bisa menjadi tanaman hias, tentu saja nantinya bisa dimakan juga. Beda sekali dengan mawar atau anggrek, tentu tidak bisa dikonsumsi, apalagi kaktus, siapa coba yang mau memakannya, haha… 😀

jejamuran n zupa (13)jejamuran n zupa (14)jejamuran n zupa (15)
Aneka jamur yang dibudidayakan. Cantik bukan?

jejamuran n zupa (17)
Bermimpi menjadi pengusaha jamur, boleh kan…? 🙂

Selesai dari situ, kamipun beralih ke bagian selatan Yogyakarta, tepatnya di daerah Prawirotaman, jalan Parangtritis no 109. Di sudut sebuah hotel bernama Sunarko, kami kembali memanjakan lambung dengan sup ala Eropa yang bernama Zupa soup. Yaitu cream soup yang diletakkan dalam mangkuk tahan panas, kemudian ditutup dengan puff pastry kemudian dibakar di dalam oven. Bila telah masak, maka bentukanya akan seperti roti yang tergeletak pasrah di atas mangkuk. Melihat sajian itu, perut yang kenyang gara-gara jamur tadi, seolah terlupakan. Rasanya…. hmmm… yummy…

jejamuran n zupa (24)jejamuran n zupa (26)
Zupa-zupa soup dan para penikmatnya… 😀

Zupa soup itu, adalah buatan sahabatku sendiri, Agus Nizar. Sudah lama dia mengundang kami untuk menikmati usaha barunya tersebut. Namun, baru kemarinlah undangan itu dapat dipenuhi.

So, bagi teman-teman yang ingin berlibur di Jogja, dua tempat kuliner itu patut untuk dicoba… 😀

.

.

Sumber bacaan: Kuliner Online, Trully Jogja, Permimalang, Irmajelita, Annevijaya

Advertisements

3 thoughts on “jamur & zupa

  1. siip tulisannya. salam dari kami penggemar jamur. diJogja memang banyak mas,dekat rumahku juga ada. istrikujuga pelatih jamur di Jogja. makasih sumber blog permimalang dimasukkan.
    salam nur hidayat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s