dengan cinta

Salah satu anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada manusia adalah rasa cinta. Dengan cinta, dunia ini menjadi indah dan berseri. Dengan cinta, damai akan menaungi kehidupan. Seperti bait dalam lagu Titi Dj & Agnes Monica: “Hanya cinta yang bisa mendamaikan benci, hanya kasih sayang tulus yang mampu menembus ruang dan waktu…”.

Salah satu rasa cinta yang harus dimiliki oleh setiap kita adalah rasa cinta kepada Sang Maha Pencipta dan ciptaanNya. Kepada Tuhan, kita seharusnyalah menjalankan segala perintahNya dengan penuh cinta. Sementara kepada makhlukNya, hendaklah pula kita mencintai atas dasar kecintaan kita kepada Penciptanya, Tuhan penguasa semesta. Bila cinta kepada makhluk yang didasari perasaan semata, maka ia akan berubah menjadi senjata perusak bagi pemiliknya. Ini patut diwaspadai.

Anak adalah anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada setiap pasangan suami-istri. Tidak setiap pasangan yang mendapat anugerah ini. Maka, selayaknyalah bagi pasangan yang mendapat anugerah ini untuk mensyukuri nikmat terbesar ini. Caranya adalah menjaga, merawat dan membimbing mereka dengan sebaik-baiknya.

Dasar utama dalam mendidik anak-anak itu adalah cinta. Dengan cinta terdalam, setiap orangtua akan dapat dengan mudah mendidik anak-anak mereka. Tanpa cinta, dapat dipastikan anak-anak akan tumbuh menjadi manusia yang penuh amarah dan dendam. Rasa cinta yang tulus sangat dibutuhkan oleh mereka dalam pertumbuhannya.

Mengapa mendidik dengan cinta itu sangat diperlukan? Di antara alasannya adalah, karena:

  • Mendidik anak adalah suatu proses membentuk serta memberikan pemahaman nilai-nilai yang bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan anak, baik dalam bidang fisik, mental, spiritual, maupun emosional.
  • Hasil yang diharapkan adalah dapat mewujudkan anak yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, mempunyai jiwa kemandirian, mampu bersaing, serta berakhlak mulia sehingga dapat mewujudkan generasi yang semakin baik.
  • Kemajuan suatu bangsa terganatung pada pendidikan generasinya.

Dengan cinta, semuanya akan dapat dicapai dengan mudah. Dengan cinta, hasil yang didapatkan akan maksimal.

Topik di atas adalah salah satu poin yang aku dan Bunda Dyah Suminar bicarakan dalam kesempatan talkshow bertajuk “Mendidik Dengan Cinta” yang kami selenggarakan di sekolah anakku Satira pada hari Minggu, 14 Februari 2010 kemarin. Ada banyak pembelajaran yang kami dapatkan dari Bunda Dyah.

mendidik dengan cinta01
Talkshow “Mendidik Dengan Cinta” bersama Bunda Dyah Suminar

Pengalaman beliau mendidik ketiga putranya patut dijadikan tauladan. Sebagai seorang wanita pengusaha sekaligus istri walikota Yogyakarta, tentu tidaklah mudah dalam menjalankan peran sebagai ibu. Tapi nyatanya, ketiga putra beliau tumbuh menjadi manusia-manusia luar biasa. Salah satu tips yang beliau berikan adalah soal manajemen waktu dan manajemen energi. Agar semuanya dapat berjalan dengan baik, maka beliau sarankan agar kita bisa menuliskan segala rencana kita untuk diri kita dan keluarga. Disiplin yang tinggi adalah kata kunci untuk mewujudkan segala rencana itu.

Sungguh sebuah pembelajaran yang sangat berguna dari beliau. Terima kasih, Bunda🙂

vizon-dyahsuminar
Lho….? Kok ada yang “nebeng” di sini ya?😉

.

.

Ini adalah mirror-post dengan judul yang sama pada blog: www.hardivizon.com

One thought on “dengan cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s