hijau langit

Taukah Anda, kalau di Minangkabau tidak ada yang berwarna biru? Coba saja sodorkan kepada para abege (baca: angkatan babe gue) sesuatu yang berwarna biru, pasti mereka akan katakan kalau itu bukan biru. Lantas, mereka bilang apa dong? Mereka akan bilang, itu warnanya hijau langit!😀

Ya… sampai era 70-an, kosakata “biru” tidak dikenal di Minangkabau. Setidaknya angkatan orangtuaku ke atas, memahami bahwa warna biru itu disebut dengan hijau langit. Kalau generasi 70-an ke atas, sudah menyebut biru dengan biru, tidak lagi hijau langit. Barangkali karena mereka sudah mendapatkan pembelajaran yang benar dari sekolahnya.

Sebetulnya, aku sendiri masih terbawa-bawa dengan cara penuturan leluhurku itu. Hanyasaja, karena sudah banyak bergaul dengan berbagai etnis dan selalu berusaha menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, maka aku sudah bisa menyebutkan biru untuk biru.

Maka, setiap kali ditanya apa warna favorit, secara spontan akan kujawab: hijau langit dan hijau daun! (halah!)😀

hijau langit
Warna kegemaranku; hijau langit dan hijau daun…😉

.

.

(tulisan ini asli iseng… gara-gara chatting dengan Ria dan Arif :D)

.

.

Ini adalah mirrof-post dari judul yang sama pada blog: www.hardivizon.com

One thought on “hijau langit

  1. Uda, kalau dikampung saya dikaki gunung merapi, langit itu warnanya bukan ‘hijau’ atupun ‘biru’. Orang sana bilang ‘kelabu langik’ hahahaha…
    Lebih parah, kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s