konfusius, guru dunia

confusiusSudah punya rencana menghabiskan akhir pekan kali ini? Kalau belum, kusarankan Anda untuk menonton film “Confusius“. Sungguh, film itu sangat bagus. Ada banyak pencerahan yang diperoleh dari tontonan tersebut. Kalau perkara sinematografi, tak pantaslah aku bicarakan, secara aku tak punya kapasitas apa-apa di bidang itu. Pesan yang terkandung di film itulah yang membuatku menyarankan untuk menontonnya. (suwer takewer-kewer, ini bukan pesan sponsor!)

~oOo~

Agaknya tidaklah berlebihan jika ada yang mengatakan kalau Konfusius adalah guru dunia. Betapa tidak? Ajarannya soal etik dan politik sungguh banyak memberi pengaruh. Salah satu kalimat yang dia ucapkan, lebih kurang berbunyi: “Jalankanlah politik itu dengan sopan“, agaknya patut untuk diresapi oleh para politisi kita dewasa ini. Menurutnya, seni memerintah adalah seni bagaimana mengatur kepentingan banyak orang. Sebelum dapat mengatur orang lain, maka seseorang harus mampu mengatur dirinya sendiri. Moral adalah kunci utama untuk itu.

Michale Hart, dalam bukunya Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, menempatkan Konfusius dalam urutan kelima setelah Nabi Muhammad, Isaac Newton, Nabi Isa dan Buddha. Pengaruh ajaran Konfusius memang amat besar, tapi terbatas pada wilayah Asia Timur. Meskipun demikian, pengaruhnya terhadap dunia barat juga ada, yang berbekas pada pemikiran-pemikiran Leibniz dan Voltaire.

Nabi Muhammad, pernah menyarankan umatnya untuk terus menggali ilmu pengetahuan dan bila perlu berkelana keliling dunia. Cina, adalah satu-satunya nama daerah yang beliau sebutkan. Bila ditilik dari secara historis, bukan tidak ada alasan beliau menyarankan belajar hingga ke negeri Cina tersebut. Beliau yang hidup jauh setelah Konfusius, tentu sudah sangat mengetahui tradisi keilmuan yang melekat kuat di negeri tersebut, yang salah satunya merupakan pengaruh dari ajaran-ajaran Konfusius. Jadi, tidak mengherankan jika beliau menyarankan berkelana menuntut ilmu hingga ke negeri tirai bambu tersebut.

Film “Confisius” menceritakan perjalanan petualangan Konfusius bersama murid-muridnya. Beliau berkelana karena mendapat hukuman pengucilan dari penguasa sebagai akibat intrik politik. Sebelumnya beliau adalah seorang politisi handal. Kemampuan diplomasi yang luar biasa, telah berhasil membuatnya merebut kembali tiga daerah yang telah jatuh ke tangan lawan, tanpa sedikitpun pertumpahan darah. Bagaimana caranya? Tonton saja filmnya ya… hehehe…😀

Film ini juga menceritakan kesetiaan dan kesungguhan murid-murid Konfusius dalam menuntut ilmu dari sang guru. Demi kesetiaannya kepada sang guru, nyawapun berani mereka pertaruhkan. Salah satu adegan yang mampu menggugah emosi adalah tatkala Konfusius dan murid-muridnya berjalan di atas danau yang telah beku karena musim dingin. Di tengah perjalanan, tiba-tiba esnya pecah, mengakibatkan kereta yang mengangkut gulungan (naskah) ajaran Konfusius tenggelam ke dasar danau. Seorang muridnya yang bernama Hui, dengan spontan melompat ke dasar danau dan mengambil satu persatu gulungan tersebut, tanpa mempedulikan keselamatannya. Gulungan-gulungan itupun selamat, namun sayang, nyawa Hui tak dapat diselamatkan. Sungguh, sebuah kesetiaan yang patut ditiru.

Cukup segitu saja kuceritakan cuplikan film ini. Biar penasaran, hehehe…😉

Sedari dulu aku mengagumi Konfusius. Ada banyak kalimat-kalimatnya yang aku kutip. Salah satunya adalah: “Without knowing the force of words, it is impossible to know the human beings“. Quote itu selalu kupakai di blog ini. Coba lihat di sudut kanan atas.

Ok, segitu saja… selamat berakhir pekan…

.

Untuk mengetahui tentang Konfusius lebih jauh, sila baca di sini dan di situ

.

.

Ini adalah mirror-post dengan judul yang sama pada blog: www.hardivizon.com

One thought on “konfusius, guru dunia

  1. Nabi Kongfucu dan Nabi Lao Tze serta Mahamat Gandhi. Toko/Guru/Filsuf/sosiolog dsb, adalah manusia yg mengajarkan kebajikan tanpa kebohongan yg realita dan logis/ tdk munafik tdk sprti yg dri Nabi dari Timur Tengah yg penuh dgn ajaran yg tdk Releven/Tdk nyata(samar.2), Pemaksaan dan Kobohongan atas nama Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s