gak takut kotor!

Sabtu, 24 April 2010, Ajib dan teman-temannya di TK Aisyiyah Kompleks Masjid Perak, Kotagede melakukan kegiatan outing. Kegiatannya adalah bermain lumpur di sawah. Begitu mengetahui kegiatan ini, aku langsung menyambut dengan gembira. Pikirku, kapan lagi bermain lumpur. Tidak lucu kan, kalau tiba-tiba aku berada di tengah sawah kemudian menggelimangkan lumpur di tubuh, sendirian. Apa kata dunia nantinya… hahaha… Jadi, ini ceritanya “aji mumpung” 😉

Lokasi diambil di seputar sekolah. Dengan membayar Rp. 200.000,- kamipun diperbolehkan menggunakan dua petak sawah untuk kegiatan tersebut. Sehari sebelumnya, sawah sudah di persiapkan. Yang satu petak siap untuk ditanami benih padi, sementara yang satu lagi untuk menangkap ikan. Panitia sudah melepaskan banyak ikan di sawah tersebut sesaat sebelum acara dimulai.

Karena semalam turun hujan, kondisi sawah jadi semakin becek. Beberapa orang yang terjatuh karena tergelincir menjadi pemandangan yang mengasyikkan. Ini bukan tertawa di atas penderitaan orang lain lho… Ini benar-benar karena kami semua diliputi kegembiraan. Para guru dan orangtua yang terlibat, larut dalam keceriaan anak-anak tersebut.

Acara pertama adalah menanam padi. Setiap anak diberi sejumput benih untuk ditanam. Garis tanam yang sudah dibuat oleh Ibu Guru, ternyata buyar sama sekali. Maklumlah anak-anak, semuanya dilakukan sesuka mereka saja. Walhasil, benih-benih padi tersebut tertanam secara acak, tak berbentuk. Anak-anak malah lebih tertarik bermain genangan air di sawah.

06070918
Acara nanam padi jadi kacau dan berubah jadi berendam lumpur… 🙂

Acara kedua adalah menangkap ikan. Anak-anak diminta untuk menangkap ikan yang sudah disebar di sawah petak kedua dengan tangan mereka, tanpa alat. Pemandangannya benar-benar seru. Anak-anak berlarian dan berkejaran di sawah dengan gembiranya. Sedikitpun mereka tak menunjukkan rasa takut dan jijik. Bahkan, sebagian besar dari mereka sangat menikmati permainan itu dan menjadikan kolam lumpur itu sebagai kolam renang dadakan. Lebih asyik lagi adalah ketika salah seorang mendapatkan ikan, semua akan ikut bersorak.

11
Coba lihat ekspresi anak-anak ini, betapa bebas mereka meluapkan apa yang dirasa. Sesekali, kita para dewasa bolehlah berekspresi seperti anak-anak, agar dapat merasakan indahnya dunia ini…

Setelah lelah bermain di sawah, anak-anakpun beristirahat. Ibu-ibu seksi konsumsi sudah menyediakan makanan khas pedesaan buat mereka, yakni nasi yang dibungkus dengan pincuk (daun pisang) dan sering dikenal sebagai “bancakan”. (Apa dan bagaimana bancakan ini, sila baca tulisannya Donny Verdian di sini) Meski sederhana, tapi makanan itu dilahap dengan semangat dan tuntas oleh anak-anak.


Panganan khas pedesaan yang terasa sangat nikmat dan cocok dengan suasana persawahan… Bancakaaaaaannn… 🙂

Tepat pukul 10.30 wib, acara usai. Kami pulang dengan membawa kesan sendiri-sendiri di dalam hati. Semoga, anak-anak belajar dari pengalaman hari itu, bahwa untuk menggapai cita-cita tak perlu takut menghadapi rintangan yang membentang. Segala kesulitan akan terasa ringan jika dihadapi dengan gembira. So, mari bernyanyi: “buat apa susah, buat apa susah, susah itu tak ada gunanya….” 😀

Oya, sebelum ditutup, masih ada satu lagi yang mau tampil. Cekidot….!


Oalah… ini fotografer gadungan dari mana pulak…? 😉

Narsis yang elekhan bukhan….? 😀 😀 😀

.

.

Ini adalah mirror-post dari judul yang sama pada blog: www.hardivizon.com

Advertisements

2 thoughts on “gak takut kotor!

  1. Uda…. kenapa susah sekali mbuka yang dot com dari sini ya…
    Btw, thanks udah di linkback ke tulisanku..
    Maaf lho kalau selama ini jarang komen, benar2 karena susah dibuka dari sini…

    Saya komen di sini aja ah hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s