Khatam Quran di Sungai Janiah


Seingatku, terakhir kali berkunjung ke Sungai Janiah, salah satu destinasi wisata di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat adalah ketika masih lagi duduk di bangku kelas satu esde. Sejak itu hingga saat ini, belum sekalipun berkunjung ke sana kembali.

Rasanya patut sekali kalau setelah sekian dasawarsa, aku ingin menyaksikan ikan-ikan raksasa yang dikeramatkan oleh penduduk sekitar. Setidaknya, kenangan masa kecil nan indah itupun dapat kurasakan kembali.

Begitu memasuki area Sungai Janiah, sebuah keramaian tengah berlangsung di pelataran masjid nagari tersebut. Rupanya ada pesta Khatam Quran atau kami juga kerap menyebutnya Katam Kaji. Yakni, sebuah pesta syukuran bagi anak-anak yang telah meyelesaikan belajar membaca kitab suci Alquran hingga surah terakhir.

Ahai.. perhatianku sejenak beralih ke pesta ini. Pesta yang khas ada di Ranah Minang. Pesta yang memberi penghargaan dan kebanggaan bagi generasi muda yang belajar dan mampu membaca Alquran. Dan tanpa disadari, perayaan ini telah mampu melestarikan budaya belajar membaca Alquran bagi generasi muda di sana.

Perayaan ini sarat dengan aturan adat yang harus dijalani. Namun, esensinya pun tetap menonjol, yakni kegiatan membaca Alquran

Ketika agama dan budaya menyatu, hasilnya adalah kebaikan bagi semua. Rasanya tak perlu membenturkan agama dan budaya. Karena, budaya adalah warisan luhur nenek moyang, dan agama yang memberinya nilai, sehingga dapat berjalanan dengan benar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s