Berbuat Baik

Keluar dari masjid selesai menenuaikan ibadah salat Jumat, aku bergegas menuju warung depan kampus. Perutku sudah protes sedari tadi, minta segera diisi. Nasi pindang warung langganan, terbayang sudah di pelupuk mata

“Romi?”, sapaku pada seorang mahasiswa yang duduk termenung bersandar pada dinding beranda masjid

“Eh iii.. iya, Pak”, gelagapan sang empunya nama menemuiku kemudian menyalami dan mencium punggung tanganku

“Ngapain? Kok panjang amat lamunannya?”

“Nggak apa-apa, Pak”

“Yakin, nggak ada apa-apa?”

“Iya, Pak”, jawab Romi dengan ekspresi yang tidak meyakinkan

“Temani Bapak makan, yuk. Nggak enak makan sendirian”, ajakku sambil menggamit tangannya, setengah memaksa

Kamipun berjalan beriringan menuju warung depan kampus.

=======

Sembari makan, Romi pun bercerita tentang kekesalannya pada orangtuanya. Sebagai anak sulung, ia sudah merasa melakukan banyak hal untuk memenuhi semua yang diinginkan orangtuanya. Namun, selalu saja ia dianggap kurang maksimal, atau bahkan tidak dihargai sama sekali.

=======

“Romi… apa tujuanmu melakukan semua kebaikan itu?”

“Sebagai bakti saya pada orangtua, Pak”

“Apa yang kamu harapkan dari itu semua?”

“Agar orangtua saya bahagia dan bangga dengan saya, Pak”

“Hmmm…. di sini salahmu. Kamu melakukan semuanya untuk orang lain”

“Lantas, untuk siapa, Pak”

“Kenapa tidak kamu lakukan untuk dirimu sendiri?”

“Maksud, Bapak?”

“Lakukan semua kebaikan itu untuk kebahagiaanmu. Karena, hanya orang bahagia yang bisa membuat orang lain bahagia. Melakukan sesuatu karena mengharap balasan dari orang lain, akan berujung kekecewaan”

“Maksud Bapak, saya harus melakukannya dengan ikhlas?”

“Yaps… lebih kurang begitu. Berbuat baik sajalah terus, tanpa berhenti, meski balasan dari orang lain tidak baik. Sebab, setetes kebaikan yang dilakukan terus menerus, kelak akan menjadi lautan”

“Siap, Pak… terima kasih atas nasehatnya, dan terima kasih untuk makan siangnya. Sering-sering aja ya Pak, sepiring nasi yang Bapak berikan hari ini untuk saya, kelak akan menjadi serestoran untuk Bapak… haha…”

“Haha… bisa aja kamu…”

Jumu’ah Mubarakah everyone

Advertisements

2 thoughts on “Berbuat Baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s