Zikirlah Dengan Hati

Catatan menarik di hari Jumat ini yang kudapat adalah tentang penipuan yang kita lakukan terhadap jiwa kita. Penipuan tersebut adalah ritual zikir yang kita lantunkan tanpa memahami apa yang diucapkan.

Memang benar bahwa dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita untuk melantunkan zikir-zikir tertentu dengan jumlah bilangan tertentu pula dengan hadiah pahala atau rezeki. Namun, kia luput dari memahami hakikat anjuran tersebut. Yakni, mengucapkannya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

Zikir “astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaihi (aku mohon ampun dan bertaubat kepada Allah)” misalnya. Disarankan untuk mengucapkannya sesering mungkin dan dijanjikan akan mendapat kemudahan dalam rezeki. Jika hanya sebatas di mulut saja, sepertinya takkan membuat pengucapnya mendapat apa yang diharap. Namun, dengan menuturkannya dengan kesungguhan dan penghayatan mendalam, ampunan dan perlindungan Allah pastilah didapat.

Maka, wajar jika dikatakan bahwa yang berzikir sebatas di mulut saja itu sesungguhnya telah menipu jiwanya sendiri. Oleh karenanya, berzikirlah sesering dan sebanyak mungkin, serta hadirkan hatimu dalam melantunkannya.

Semoga bermanfaat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s