Masjid Raya Sungai Tarab

Dalam perjalanan Payakumbuh-Batusangkar tempo hari, kami sempatkan mampir di Masjid Raya Sungai Tarab. Tujuannya untuk menunaikan ibadah salat Zuhur, sekaligus menikmati memori masa lalu.

Medio 1995, masjid ini sering kami kunjungi dan bahkan melakukan beberapa kegiatan di sana. Di kecamatan Sungai Tarab ini, tepatnya di desa Tj. Lado Ateh Bukik, kanagarian Pasia Laweh, selama hampir 3 bulan kami bermukim di sana sebagai mahasiswa KKN.

Yang membuat masjid ini istimewa adalah sumber mata air yang terdapat di halamannya. Air pegunungan yang mengalir ke sana sangat jernih. Berwudhu dengan air ini sangat menyegarkan. Sungguh, ini adalah anugerah luar biasa yang Allah berikan bagi negeri ini.

Rasanya ingin berlama-lama di sana, melihat kegembiraan anak-anak yang berenang dengan suka cita, sambil bernostalgia mengingat kisah masa lalu. Namun, perjalanan musti diteruskan. Ada tujuan utama yang harus ditunaikan. Bukankah masa depan jauh lebih penting dikejar daripada berasyik maksyuk dengan romantisme masa lalu?

Advertisements

One thought on “Masjid Raya Sungai Tarab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s