padusi

satira1Sebagai masyarakat dengan prinsip matrilineal, membuat padusi (perempuan) dalam adat Minangkabau memegang peranan penting dan mulia. Prinsipnya–mengambil dari hadis Nabi Muhammad–posisi padusi di adat Minangkabau adalah bagaikan tulang rusuk bagi lelaki. Ia berada di sisinya, bukan di kepala, dan bukan pula di kaki.

Karena pentingnya peranan padusi tersebut, maka seluruh harta pusaka yang kebanyakan berupa tanah dan rumah, diberikan kepada mereka. Lelaki tidak memililki hak waris atas pusaka tersebut. Lelaki diharuskan mencari peruntungannya sendiri. Tidak boleh “bersembunyi” di balik harta orangtua. Continue reading

Advertisements