konfusius, guru dunia

confusiusSudah punya rencana menghabiskan akhir pekan kali ini? Kalau belum, kusarankan Anda untuk menonton film “Confusius“. Sungguh, film itu sangat bagus. Ada banyak pencerahan yang diperoleh dari tontonan tersebut. Kalau perkara sinematografi, tak pantaslah aku bicarakan, secara aku tak punya kapasitas apa-apa di bidang itu. Pesan yang terkandung di film itulah yang membuatku menyarankan untuk menontonnya. (suwer takewer-kewer, ini bukan pesan sponsor!)

~oOo~

Agaknya tidaklah berlebihan jika ada yang mengatakan kalau Konfusius adalah guru dunia. Betapa tidak? Ajarannya soal etik dan politik sungguh banyak memberi pengaruh. Salah satu kalimat yang dia ucapkan, lebih kurang berbunyi: “Jalankanlah politik itu dengan sopan“, agaknya patut untuk diresapi oleh para politisi kita dewasa ini. Menurutnya, seni memerintah adalah seni bagaimana mengatur kepentingan banyak orang. Sebelum dapat mengatur orang lain, maka seseorang harus mampu mengatur dirinya sendiri. Moral adalah kunci utama untuk itu. Continue reading

Advertisements

gadang sarawa

Kali ini aku mau ikutan Om Trainer membahas istilah bahasa daerah. Tentunya istilah yang mau kubicarakan adalah istilah dalam bahasa Minang. Kalau bahasa Jawa, aku takut dipelototin Lala, dan kalau bahasa Betawi, aku takut diamuk Onechan Imelda, lha wong baru nyoba pakai elu-gue saja sudah diomelin… hehehe… 🙂

Gadang sarawa, secara harfiah bermakna besar celana.
Gadang = besar
Sarawa = celana

Istilah ini dilekatkan pada seseorang yang bermulut besar tapi bernyali kecil, atau berjanji besar tapi tidak menepatinya. Continue reading